Pengaruh Pemberian Infusa Akar Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Kadar Gula Darah pada Tikus Putih (Rattus norvegicus)
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI FARMASI 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiv, 61 hlm ; ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 35 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Felia Tamara; Juliet Tangka; Elisabeth Natalia Barung
Abstrak
Diabetes melitus (DM) merupakan gangguan metabolik berupa hiperglikemia yang prevalensinya terus meningkat, termasuk di Sulawesi Utara. Efek samping obat kimia memicu pengobatan alternatif menggunakan obat tradisional, salah satunya akar tanaman Pepaya (Carica papaya L.) yang digunakan masyarakat secara empiris namun pengujian ilmiahnya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian infusa akar Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Nkadar gula darah pada tikus putih (Rattus norvegicus).\r\nJenis penelitian yang digunakan eksperimen laboratorium dengan rancangan Posttest-Only Control Group. Hewan uji yang digunakan adalah tikus putih dengan jumlah 20 ekor dengan berat badan 150–200 gram, yang terbagi menjadi 4 kelompok yaitu kontrol negatif (Na. CMC 0,5%), kontrol positif (Metformin), kelompok infusa akar pepaya dosis I (0,09 g/200 g BB), dan dosis II (0,18 g/200 g BB) yang telah diinduksi pakan tinggi lemak-tinggi fruktosa dan streptozotocin. Pengukuran kadar gula darah dilakukan menggunakan glukometer, dan data dianalisis secara statistic deskriptif menggunakan uji Kruskal-Wallis.\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian infusa akar pepaya berpengaruh signifikan dalam menurunkan kadar gula darah tikus putih diabetes (p = 0,004). Dapat disimpulkan bahwa infusa akar pepaya (Carica papaya L.) memiliki efektivitas antidiabetes.