Palem Merah (Cyrtostachys renda) merupakan tanaman hias dari famili Arecaceae yang diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder, salah satunya flavonoid. Flavonoid berperan sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas sehingga berpotensi dimanfaatkan dalam bidang kesehatan. Namun, informasi mengenai kadar flavonoid total daun palem merah masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan kadar flavonoid total ekstrak etanol daun palem merah (Cyrtostachys renda) menggunakan m...
Palem Merah (Cyrtostachys renda) merupakan tanaman hias dari famili Arecaceae yang diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder, salah satunya flavonoid. Flavonoid berperan sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas sehingga berpotensi dimanfaatkan dalam bidang kesehatan. Namun, informasi mengenai kadar flavonoid total daun palem merah masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan kadar flavonoid total ekstrak etanol daun palem merah (Cyrtostachys renda) menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan analisis kuantitatif yang dilaksanakan di Laboratorium Farmakognosi Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado pada bulan Januari–Juni 2026. Simplisia daun palem merah diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, kemudian diuapkan hingga diperoleh ekstrak kental. Penetapan kadar flavonoid total dilakukan menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis dengan kuersetin sebagai larutan, aluminium klorida (AlCl3), dan natrium asetat sebagai pereaksi. Pengukuran absorbansi dilakukan pada Panjang gelombang maksimum 428 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100g simplisia diperoleh ekstrak kental sebanyak 11,39g dengan rendemen sebesar 11,39%. Kurva baku kuersetin menghasilkan persamaan regresi y = 0,007753x + 0,036667 dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9638. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan kurva baku tersebut, kadar flavonoid total ekstrak etanol daun palem merah diperoleh sebesar 4,47 mg QE/g ekstrak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun palem merah mengandung senyawa flavonoid sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami dan dapat menjadi dasar bagi penelitian lanjutan mengenai aktivitas biologinya.