PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
No image available for this title
12X Dilihat
Karya Tulis Ilmiah

Uji Aktivitas Antibakteri Obat Kumur Ekstrak Etanol Daun Andong Merah (Cordyline Fruticosa L) Terhadap Bakteri Porphyromonas Gingivalis

Yos Banne
Pengarang
Elvie Rifke Rindengan
Pengarang
Sri Yuliyanti Sofyan
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Karya Tulis Ilmiah
2026
-
Akses Terbuka

Abstrak

Penyakit rongga mulut merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering disebabkan oleh infeksi bakteri, salah satunya Porphyromonas gingivalis yang berperan sebagai bakteri utama penyebab penyakit periodontal Salah satu upaya untuk menghambat pertumbuhan bakteri tersebut adalah dengan penggunaan obat kumur yang mengandung bahan aktif alami. Daun Andong Merah (Cordyline fruticosa L.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin, dan polifenol yang berpotensi... Penyakit rongga mulut merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering disebabkan oleh infeksi bakteri, salah satunya Porphyromonas gingivalis yang berperan sebagai bakteri utama penyebab penyakit periodontal Salah satu upaya untuk menghambat pertumbuhan bakteri tersebut adalah dengan penggunaan obat kumur yang mengandung bahan aktif alami. Daun Andong Merah (Cordyline fruticosa L.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin, dan polifenol yang berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri obat kumur ekstrak etanol daun andong merah (Cordyline fruticosa L.) terhadap bakteri Porphyromonas gingivalis. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode difusi cakram. Sampel yang digunakan adalah sediaan obat kumur ekstrak etanol daun Andong Merah dengan konsentrasi 2,5%, 5%, dan 7,5%, sebagai kontrol negatif digunakan pembawa obat kumur dan Listerine sebagai kontrol positif. Diameter zona hambat diukur menggunakan jangka sorong setelah inkubasi selama 1×24 jam pada suhu 37°C. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Berdasarkan hasil penelitian, seluruh konsentrasi obat kumur ekstrak etanol daun Andong Merah, yaitu 2,5%, 5%, dan 7,5%, tidak menunjukkan terbentuknya zona hambat terhadap Porphyromonas gingivalis (diameter 0 mm), Kontrol positif dan kontrol negatif juga tidak menunjukkan terbentuknya zona hambat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat kumur ekstrak etanol daun Andong Merah (Cordyline fruticosa L.) pada konsentrasi 2,5%, 5%, dan 7,5% belum menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Porphyromonas gingivalis pada kondisi pengujian yang dilakukan. Hasil ini dipengaruhi oleh kondisi inkubasi yang belum menggunakan suasana anaerob yang sesuai untuk Porphyromonas gingivalis serta kemungkinan keterbatasan pelepasan dan difusi senyawa aktif dari sediaan ke media agar.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI FARMASI 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2026
Deskripsi Fisik
xii, 30 hlm : ilustrasi ; 27 cm
Bahasa
-
Edisi
-
Subjek
antibakteri
Obat kumur
ekstrak daun Andong merah
porhyromonas gingivalis
Pernyataan Tanggung Jawab
Sri Yuliyanti Sofyan ; Yos Banne ; Elvie Rifke Rindengan
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI FARMASI 2026
KTI FARMASI 2026-637-001
Tersedia
Lampiran Berkas
889_abstrak
Baca
889_bab1
Baca
889_bab2
Baca
889_bab3
Baca
889_bab4
Baca
889_bab5
Baca
889_lampiran
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik