Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Karya Tulis Ilmiah Akses terbatas 2026

Uji Aktivitas Antibakteri Obat Kumur Ekstrak Etanol Daun Andong Merah (Cordyline Fruticosa L) Terhadap Bakteri Porphyromonas Gingivalis

Tahun terbit
2026
Jenis naskah
Karya Tulis Ilmiah
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KTI FARMASI 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xii, 30 hlm : ilustrasi ; 27 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
27 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Sri Yuliyanti Sofyan ; Yos Banne ; Elvie Rifke Rindengan

Abstrak

Penyakit rongga mulut merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering disebabkan oleh infeksi bakteri, salah satunya Porphyromonas gingivalis yang berperan sebagai bakteri utama penyebab penyakit periodontal Salah satu upaya untuk menghambat pertumbuhan bakteri tersebut adalah dengan penggunaan obat kumur yang mengandung bahan aktif alami. Daun Andong Merah (Cordyline fruticosa L.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin, dan polifenol yang berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri obat kumur ekstrak etanol daun andong merah (Cordyline fruticosa L.) terhadap bakteri Porphyromonas gingivalis. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode difusi cakram. Sampel yang digunakan adalah sediaan obat kumur ekstrak etanol daun Andong Merah dengan konsentrasi 2,5%, 5%, dan 7,5%, sebagai kontrol negatif digunakan pembawa obat kumur dan Listerine sebagai kontrol positif. Diameter zona hambat diukur menggunakan jangka sorong setelah inkubasi selama 1×24 jam pada suhu 37°C. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Berdasarkan hasil penelitian, seluruh konsentrasi obat kumur ekstrak etanol daun Andong Merah, yaitu 2,5%, 5%, dan 7,5%, tidak menunjukkan terbentuknya zona hambat terhadap Porphyromonas gingivalis (diameter 0 mm), Kontrol positif dan kontrol negatif juga tidak menunjukkan terbentuknya zona hambat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat kumur ekstrak etanol daun Andong Merah (Cordyline fruticosa L.) pada konsentrasi 2,5%, 5%, dan 7,5% belum menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Porphyromonas gingivalis pada kondisi pengujian yang dilakukan. Hasil ini dipengaruhi oleh kondisi inkubasi yang belum menggunakan suasana anaerob yang sesuai untuk Porphyromonas gingivalis serta kemungkinan keterbatasan pelepasan dan difusi senyawa aktif dari sediaan ke media agar.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Abstrak Akses terbuka · 889_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 889_bab1 Baca
Bab 2 Khusus anggota · 889_bab2 Masuk untuk membaca
Bab 3 Akses terbuka · 889_bab3 Baca
Bab 4 Khusus anggota · 889_bab4 Masuk untuk membaca
Bab 5 Akses terbuka · 889_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 889_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI FARMASI 2026
KTI FARMASI 2026-637-001
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar