Ikan asin merupakan salah satu produk pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat karena memiliki daya simpan yang relatif lama dan mudah diperoleh. Namun, masyarakat yang mengonsumsi makanan yang mengandung formalin dan boraks secara terus-menerus dapat mengalami dampak buruk terhadap kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan formalin dan boraks pada Ikan Asin yang dijual di daerah Kacamatan Kao Teluk Kabupaten Halmahera Utara.\r\nPenelitian menggunakan metod...
Ikan asin merupakan salah satu produk pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat karena memiliki daya simpan yang relatif lama dan mudah diperoleh. Namun, masyarakat yang mengonsumsi makanan yang mengandung formalin dan boraks secara terus-menerus dapat mengalami dampak buruk terhadap kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan formalin dan boraks pada Ikan Asin yang dijual di daerah Kacamatan Kao Teluk Kabupaten Halmahera Utara.\r\nPenelitian menggunakan metode eksperimen yang dilakukan di laboratorium terhadap empat sampel ikan asin yang dipilih secara purposive sampling. Pengujian formalin dilakukan menggunakan ekstrak kulit buah naga, pereaksi kalium permanganat (KMnO₄), asam kromatofat, dan test kit formalin, sedangkan pengujian boraks menggunakan kertas kurkumin, pereaksi AgNO₃, uji nyala api, dan test kit boraks, Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan gambar dan dianalisa secara deskriptif.\r\nHasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh sampel memberikan hasil negatif terhadap formalin maupun boraks pada semua metode pengujian. Kesimpulan ikan asin yang berasal dari Kecamatan Kao Teluk, Kabupaten Halmahera Utara, tidak mengandung formalin dan boraks.