Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Karya Tulis Ilmiah Akses terbatas 2026

Pola Peresepann Obat Hipertensi Pada Pasien Geriatri Rawat Jalan Di Puskesmas Ulu Siau Kecamatan Siau Timur Kabupaten Kepulauan Sitaro

Tahun terbit
2026
Jenis naskah
Karya Tulis Ilmiah
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KTI FARMASI 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xii, 70 hlm : ilustrasi ; 27 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
29 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Maria Virginia Putri Abislom Rahajaan; Sri Handayani Gurning; Evelina Maria Nahor

Abstrak

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan utama di dunia maupun di Indonesia, terutama pada kelompok geriatri. Proses penuaan dan adanya penyakit penyerta menyebabkan pasien geriatri memerlukan terapi antihipertensi jangka panjang, sehingga pemilihan jenis obat, dosis, dan regimen terapi perlu diperhatikan untuk menjamin efektivitas dan keamanan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola peresepan obat hipertensi pada pasien geriatri rawat jalan di Puskesmas Ulu Siau Kecamatan Siau Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif menggunakan data resep dan rekam medis pasien hipertensi geriatri rawat jalan di Puskesmas Ulu Siau Kecamatan Siau Timur periode Januari–Maret 2026. Sampel penelitian berjumlah 78 resep yang dipilih sesuai kriteria penelitian. Data ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar resep pasien hipertensi geriatri memperoleh terapi monoterapi, yaitu sebanyak 97,44%, sedangkan terapi kombinasi hanya sebesar 2,56%. Amlodipin merupakan obat yang paling banyak diresepkan (93,59%), dengan golongan Calcium Channel Blocker (CCB) sebagai golongan antihipertensi yang paling dominan (96,15%). Dosis amlodipin 5 mg merupakan dosis yang paling sering digunakan (62,82%). Dengan demikian, pola peresepan obat hipertensi pada pasien geriatri di Puskesmas Ulu Siau didominasi oleh monoterapi menggunakan amlodipin dari golongan CCB dengan dosis 5 mg.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Abstrak Akses terbuka · 857_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 857_bab1 Baca
Bab 2 Khusus anggota · 857_bab2 Masuk untuk membaca
Bab 3 Akses terbuka · 857_bab3 Baca
Bab 4 Khusus anggota · 857_bab4 Masuk untuk membaca
Bab 5 Akses terbuka · 857_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 857_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI FARMASI 2026
KTI FARMASI 2026-633-001
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar