Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Karya Tulis Ilmiah Akses terbatas 2026

Pembuatan Dan Uji Stabilitas Fisik Teh Herbal Sebagai Galaktagogum Dari Jahe(Zingiber officinale) Daun Pandan (Pandanus amaryllifolius) Dan Biji Klabet(Trigonella foenum-L.)

Tahun terbit
2026
Jenis naskah
Karya Tulis Ilmiah
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KTI FARMASI 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xii , 63 hlm : ilustrasi : 27 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
26 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Kissa T.K Tulangow, Yos banne, Jovie Dumanaw

Abstrak

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi sehingga \r\ndiperlukan upaya untuk membantu meningkatkan produksinya, salah satunya \r\nmelalui pemanfaatan tanaman herbal yang memiliki efek galaktagogum. Penelitian \r\nini bertujuan untuk membuat Formulasi sediaan sediaan Teh Herbal dari Jahe \r\n(Zingiber officinale) daun Pandan (Pandanus amaryllifolius) dan biji Klabet \r\n(Trigonella foenum-graecum L) yang memenuhi persyaratan pengujian. \r\nPenelitian ini bersifat deskriptif yang dilakukan di laboratorium Teknologi \r\nSediaan Farmasi Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado, sampel yang digunakan \r\ndalam penelitian ini adalah Jahe, biji Klabet, daun Pandan dan daun Stevia sebagai \r\npemanis alami yang dikeringkan dengan cara diangin-anginkan dan dikeringkan \r\ndibawah sinar matahari menggunakan kain hitam dan dihaluskan menggunakan \r\ngrinder dan diayak menggunakan ayakan mesh 40. Selanjutnya sediaan teh herbal \r\ndilakukan uji stabilitas fisik yaitu uji organoleptik, uji pH, uji kadar air, uji kadar \r\nabu dan uji hedonik. Data hasil pengujian dianalisis secara deskriptif dengan cara \r\nmembandingkan hasil yang diperoleh dengan persyaratan pengujian Teh herbal. \r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formulasi memiliki karakteristik \r\norganoleptik yang berbeda, dengan F1 beraroma khas pandan, F2 memiliki aroma \r\nperpaduan klabet dan pandan, sedangkan F3 memiliki aroma khas pandan dengan \r\nrasa pedas hangat yang lebih terasa. Nilai pH seluruh formulasi berada pada rentang \r\n5,27–5,91 sehingga memenuhi persyaratan mutu teh berdasarkan SNI 3945:2016. \r\nsHasil uji kadar air menunjukkan nilai 2,19% pada F1, 2,83% pada F2, dan 3,98% \r\npada F3, yang masih tergolong baik untuk sediaan teh herbal. Berdasarkan uji \r\nhedonik, formulasi F3 memperoleh tingkat penerimaan tertinggi dari panelis pada \r\naspek aroma, rasa, dan warna. Dengan demikian, formulasi terbaik pada penelitian \r\nini adalah F3 karena paling disukai panelis dan memenuhi persyaratan mutu fisik \r\nsediaan teh herbal.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Abstrak Akses terbuka · 882_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 882_bab1 Baca
Bab 2 Khusus anggota · 882_bab2 Masuk untuk membaca
Bab 3 Akses terbuka · 882_bab3 Baca
Bab 4 Khusus anggota · 882_bab4 Masuk untuk membaca
Bab 5 Akses terbuka · 882_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 882_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI FARMASI 2026
KTI FARMASI 2026-630-001
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar