Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang semakin meningkat, dengan prevalensi mencapai 1,28 miliar orang dewasa diseluruh dunia (WHO, 2023). Di Indonesia, prevalensi hipertensi mencapai 34,11% pada penduduk usia di atas 18 tahun (Riskesdas 2019). Berdasarkan data di Puskesmas Tanawangko terdapat 1.784 orang yang menderita hipertensi jika dihitung 3,22% keluarga yang menderita hipertensi. Diet hipertensi menjadi salah satu faktor penting dalam pengendalian penyakit ini, namun banyak kel...
Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang semakin meningkat, dengan prevalensi mencapai 1,28 miliar orang dewasa diseluruh dunia (WHO, 2023). Di Indonesia, prevalensi hipertensi mencapai 34,11% pada penduduk usia di atas 18 tahun (Riskesdas 2019). Berdasarkan data di Puskesmas Tanawangko terdapat 1.784 orang yang menderita hipertensi jika dihitung 3,22% keluarga yang menderita hipertensi. Diet hipertensi menjadi salah satu faktor penting dalam pengendalian penyakit ini, namun banyak keluarga keluarga di Puskesmas Tanawangko yang tidak mematuhi diet yang dianjurkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan edukasi kesehatan tentang kepatuhan diet hipertensi pada keluarga diwilayah kerja Puskesmas Tanawangko.
Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus yang bersifat deskriptif pada 1 keluarga yang mengalami Hipertensi dengan edukasi kesehatan tentang kepatuhan diet di desa Sarani Matani Wilayah Kerja Puskesmas Tanawangko pada Ny.E.R dimulai tanggal 20 – 23 Juni 2025.
Setelah dilakukan edukasi kesehatan tentang kepatuhan diet hipertensi pada satu keluarga didapatkan hasil tingkat kepatuhan keluarga dan peningkatan pengetahuan dalam menjalankan diet hipertensi meningkat. Kesimpulan, perlunya edukasi kesehatan dan pendekatan berbasis keluarga untuk meningkatkan kepatuhan diet hipertensi