Nira pohon aren (Arenga pinnata Merr.) merupakan cairan hasil penyadapan bunga jantan yang mengandung gula sehingga mudah mengalami fermentasi. Proses fermentasi menyebabkan terbentuknya alkohol, sehingga semakin lama Nira disimpan, kadar alkohol yang terbentuk dapat mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar alkohol pada Nira pohon aren (Arenga pinata Merr.) yang disimpan pada 24, 48 dan 72 jam di Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian eksper...
Nira pohon aren (Arenga pinnata Merr.) merupakan cairan hasil penyadapan bunga jantan yang mengandung gula sehingga mudah mengalami fermentasi. Proses fermentasi menyebabkan terbentuknya alkohol, sehingga semakin lama Nira disimpan, kadar alkohol yang terbentuk dapat mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar alkohol pada Nira pohon aren (Arenga pinata Merr.) yang disimpan pada 24, 48 dan 72 jam di Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Sampel berupa Nira pohon aren yang diambil di beberapa pohon aren di desa Tokin, Kabupaten Minahasa Selatan, kemudian disimpan selama 24 jam, 48 jam, dan 72 jam. Selanjutnya sampel didestilasi pada suhu 78–80°C. Destilat selanjutnya diuji secara kualitatif menggunakan pereaksi FeCl₃ 1% dan dilakukan penetapan kadar alkohol menggunakan metode titrasi alkalimetri. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel serta uraian. Hasil penelitian, seluruh sampel menunjukkan hasil positif dengan terjadinya perubahan warna pada uji kualitatif menggunakan pereaksi FeCl₃. Kadar alkohol pada Nira yang disimpan pada 24, 48 dan 72 jam berturut-turut sebesar 2,0676 %; 3,2758 %; dan 4,2134. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar alkohol meningkat seiring bertambahnya waktu penyimpanan.