Penerapan Evidance Based Nursing Terapi Family’s Auditory dalam Meningkatkan Kesadaran Pasien Cedera Kepala Menggunakan Pendekatan Teori Calista Roy di Resusitasi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado
Latar Belakang: Cedera kepala dapat menyebabkan gangguan neurologis, penurunan kesadaran, sehingga memerlukan penatalaksanaan untuk mencegah komplikasi dan mendukung pemulihan. Family’s Auditory merupakan intervensi nonfarmakologis stimulasi pendengaran melalui suara anggota keluarga. Intervensi ini menggunakan teori adaptasi Callista Roy yang memandang pasien sebagai sistem adaptif terhadap rangsangan. Tujuan: Mengetahui penerapan Family’s Auditory terhadap peningkatan kesadaran pada pasien ced...
Latar Belakang: Cedera kepala dapat menyebabkan gangguan neurologis, penurunan kesadaran, sehingga memerlukan penatalaksanaan untuk mencegah komplikasi dan mendukung pemulihan. Family’s Auditory merupakan intervensi nonfarmakologis stimulasi pendengaran melalui suara anggota keluarga. Intervensi ini menggunakan teori adaptasi Callista Roy yang memandang pasien sebagai sistem adaptif terhadap rangsangan. Tujuan: Mengetahui penerapan Family’s Auditory terhadap peningkatan kesadaran pada pasien cedera kepala menggunakan teori Callista Roy di Ruangan Resusitasi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Metode: Karya Ilmiah Akhir Ners menggunakan studi kasus. Subjek terdiri dari empat pasien cedera kepala sesuai kriteria inklusi. Intervensi menggunakan rekaman suara keluarga selama 10 menit, satu kali sehari. Tingkat kesadaran dinilai menggunakan Glasgow Coma Scale (GCS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Family’s Auditory menunjukkan peningkatan kesadaran pada keempat pasien. Tn. Y.P meningkat dari GCS 9 menjadi 10 pada hari pertama, 10 menjadi 11 pada hari kedua, dan 11 menjadi 12 pada hari ketiga. Tn. R.D meningkat 9 menjadi 10, Tn. N.K 8 menjadi 9, dan Tn. P.F 8 menjadi 9. Respons pasien berupa membuka mata, menggerakkan ekstremitas, serta respons verbal dan nonverbal. Kesimpulan: Family’s Auditory selama 10 menit menunjukkan peningkatan kesadaran dan dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologis untuk mendukung respons adaptif pasien terhadap rangsangan.