Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Karya Tulis Ilmiah Akses terbatas 2026

Uji Efektivitas Antidiabetes Infusa Batang Rambusa (Passiflora foetida L.) pada Tikus Putih (Rattus norvegicus)

Tahun terbit
2026
Jenis naskah
Karya Tulis Ilmiah
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KTI FARMASI 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xiv, 45 hlm : ilustrasi ; 27 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
28 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Syifa Nur Aulia Lantapa; Juliet Tangka; Yos Banne

Abstrak

Diabetes melitus (DM) merupakan gangguan metabolik berupa hiperglikemia yang prevalensinya terus meningkat, termasuk di Sulawesi Utara. Efek samping obat kimia memicu pencarian alternatif menggunakan obat tradisional, salah satunya batang tanaman Rambusa (Passiflora foetida L.) yang digunakan masyarakat secara empiris namun belum diuji secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antidiabetes infusa batang Rambusa (Passiflora foetida L.) pada tikus putih (Rattus norvegicus). Jenis penelitian eksperimen laboratorium dengan rancangan Posttest- Only Control Group. Sampel yang digunakan adalah batang Rambusa segar yang diperoleh dari Desa Ilo-ilo, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, yang diekstraksi menggunakan metode infusa. Hewan uji yang digunakan adalah tikus putih sebanyak 15 ekor yang dibagi dalam 3 kelompok yaitu: kontrol negatif (Na. CMC 0,5%), kontrol positif (Metformin), dan kelompok perlakuan Infusa Batang Rambusa dosis 0,108 g/kgBB. Sebelum perlakuan, hewan uji diinduksi Pakan Diet Tinggi Lemak-Tinggi Fruktosa dan injeksi Streptozotocin (STZ) secara intraperitoneal. Tikus dinyatakan Diabetes Melitus apabila kadar glukosa darah mencapai ≥ 126 mg/dL. Setelah perlakuan, kadar glukosa darah tikus diukur menggunakan glukometer. Data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan diagram kemudian dianalisis secara deskriptif serta dilakukan uji normalitas dan homogenitas sebagai prasyarat uji hipotetis. Karena data tidak berdistribusi normal, analisis dilanjutkan dengan uji statistik non-parametrik Kruskal-Wallis. Berdasarkan hasil penelitian, uji Kruskal-Wallis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada penurunan kadar glukosa darah antar kelompok perlakuan. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian infusa batang Rambusa dosis 0,108 g/kgBB memiliki efek dalam menurunkan kadar glukosa darah puasa pada tikus putih. Kesimpulan dari penelitian ini adalah infusa batang Rambusa (Passiflora foetida L.) dosis 0,108 g/kgBB memiliki efek antidiabetes pada tikus putih (Rattus norvegicus).

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Abstrak Akses terbuka · 812_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 812_bab1 Baca
Bab 2 Khusus anggota · 812_bab2 Masuk untuk membaca
Bab 3 Akses terbuka · 812_bab3 Baca
Bab 4 Khusus anggota · 812_bab4 Masuk untuk membaca
Bab 5 Akses terbuka · 812_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 812_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI FARMASI 2026
KTI FARMASI 2026-619-001
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar