Sosis merupakan salah satu produk pangan olahan yang banyak dikonsumsi masyarakat karena praktis dan mudah diperoleh. Namun, penyalahgunaan formalin sebagai bahan pengawet masih ditemukan pada beberapa produk pangan. Formalin merupakan bahan kimia yang dilarang penggunaannya dalam makanan karena dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan formalin pada sosis yang dijual di supermarket Kota Manado.\\\\r\\\\nPenelitian ini merupakan penelitian de...
Sosis merupakan salah satu produk pangan olahan yang banyak dikonsumsi masyarakat karena praktis dan mudah diperoleh. Namun, penyalahgunaan formalin sebagai bahan pengawet masih ditemukan pada beberapa produk pangan. Formalin merupakan bahan kimia yang dilarang penggunaannya dalam makanan karena dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan formalin pada sosis yang dijual di supermarket Kota Manado.\\\\r\\\\nPenelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan di Laboratorium Kimia Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Manado. Sampel yang digunakan sebanyak 4 sampel sosis yang diambil dari supermarket berbeda di Kota Manado dengan teknik purposive sampling. Identifikasi formalin dilakukan secara kualitatif menggunakan metode Kalium Permanganat (KMnO₄) 0,1 N, Asam Kromatopat 0,5%, dan Test Kit Formalin. Hasil pengujian ditentukan berdasarkan perubahan warna yang terjadi pada masing-masing metode. \\\\r\\\\nHasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel sosis (A, B, C, dan D) positif mengandung formalin pada uji KMnO₄, Asam Kromatopat dan Test Kit Formalin. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa 4 sampel sosis yang dijual di supermarket Kota Manado positif mengandung formalin