PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
No image available for this title
14X Dilihat
Karya Tulis Ilmiah

Pembuatan Dan Uji Stabilitas Fisik Teh Herbal Antihipertensi Kombinasi Daun Pegagan (Centella asiatica L) Dan Jahe Merah (Zingiber officinale Roscoe)

Yos Banne
Pengarang
Elvie Rifke Rindengan
Pengarang
Ni Komang Sujani
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Karya Tulis Ilmiah
2026
-
Akses Terbuka

Abstrak

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui pemanfaatan bahan alam. Daun Pegagan (Centella asiatica L) mengandung triterpenoid dan flavonoid yang diduga berperan sebagai vasodilator dan menghambat sistem renin-angiotensin. Jahe Merah (Zingiber officinale Roscoe) mengandung gingerol, shogaol, dan zingerone yang bersifat antioksidan, antiinflamasi, serta membantu relaksasi pembuluh darah. Kombinasi keduanya ... Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui pemanfaatan bahan alam. Daun Pegagan (Centella asiatica L) mengandung triterpenoid dan flavonoid yang diduga berperan sebagai vasodilator dan menghambat sistem renin-angiotensin. Jahe Merah (Zingiber officinale Roscoe) mengandung gingerol, shogaol, dan zingerone yang bersifat antioksidan, antiinflamasi, serta membantu relaksasi pembuluh darah. Kombinasi keduanya berpotensi membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pembuatan dan uji stabilitas fisik teh herbal antihipertensi kombinasi daun Pegagan (Centella asiatica L) dan Jahe Merah (Zingiber officinale Roscoe). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan di Laboratorium. Sampel daun Pegagan didapat dari Desa Kembang Mertha, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Monggondow, sampel Jahe Merah diperoleh dari pasar Bersehati Kota Manado. Daun Pegagan dan Jahe Merah dicuci bersih, Jahe Merah dirajang tipis lalu jemur dibawah matahari dengan ditutupi kain hitam, daun Pegagan dikeringkan dengan cara diangin-anginkan. Simplisia yang sudah kering dihaluskan menggunakan grinder hingga terbentuk serbuk, dan ayak menggunakan ayakan 40 mesh. Kemudian ditimbang masing-masing serbuk sesuai formula lalu dimasukkan dalam kantong teh celup. Evaluasi yang dilakukan meliputi uji organoleptik, uji pH, uji kadar air, dan uji hedonik terhadap 20 panelis. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula menghasilkan seduhan berwarna kuning kecokelatan dengan aroma khas Jahe Merah dan Pegagan. Nilai pH berkisar 4,95–5,10, nilai kadar air berkisar 3,0%–3,8%, Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa Formula IV memiliki tingkat kesukaan tertinggi dengan nilai rata-rata (3,73), diikuti Formula III (3,30), Formula II (2,93), dan Formula I (2,80). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kombinasi daun Pegagan dan Jahe Merah dapat diformulasikan menjadi sediaan teh herbal yang memenuhi persyaratan evaluasi fisik.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI FARMASI 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2026
Deskripsi Fisik
xiv, 58 hlm : ilustrasi ; 27 cm
Bahasa
-
Edisi
-
Subjek
Jahe Merah
Daun Pegagan
Teh Herbal
Mutu Fisik
Uji Hedonik
Pernyataan Tanggung Jawab
Ni Komang Sujani ; Yos Banne ; Elvie Rifke Rindengan
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI FARMASI 2026
KTI FARMASI 2026-613-001
Tersedia
Lampiran Berkas
790_abstrak
Baca
790_bab1
Baca
790_bab2
Baca
790_bab3
Baca
790_bab4
Baca
790_bab5
Baca
790_lampiran
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik