Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Karya Tulis Ilmiah Akses terbatas 2026

Pembuatan Dan Uji Stabilitas Fisik Teh Herbal Antihipertensi Kombinasi Daun Pegagan (Centella asiatica L) Dan Jahe Merah (Zingiber officinale Roscoe)

Tahun terbit
2026
Jenis naskah
Karya Tulis Ilmiah
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KTI FARMASI 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xiv, 58 hlm : ilustrasi ; 27 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
25 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Ni Komang Sujani ; Yos Banne ; Elvie Rifke Rindengan

Abstrak

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui pemanfaatan bahan alam. Daun Pegagan (Centella asiatica L) mengandung triterpenoid dan flavonoid yang diduga berperan sebagai vasodilator dan menghambat sistem renin-angiotensin. Jahe Merah (Zingiber officinale Roscoe) mengandung gingerol, shogaol, dan zingerone yang bersifat antioksidan, antiinflamasi, serta membantu relaksasi pembuluh darah. Kombinasi keduanya berpotensi membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pembuatan dan uji stabilitas fisik teh herbal antihipertensi kombinasi daun Pegagan (Centella asiatica L) dan Jahe Merah (Zingiber officinale Roscoe). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan di Laboratorium. Sampel daun Pegagan didapat dari Desa Kembang Mertha, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Monggondow, sampel Jahe Merah diperoleh dari pasar Bersehati Kota Manado. Daun Pegagan dan Jahe Merah dicuci bersih, Jahe Merah dirajang tipis lalu jemur dibawah matahari dengan ditutupi kain hitam, daun Pegagan dikeringkan dengan cara diangin-anginkan. Simplisia yang sudah kering dihaluskan menggunakan grinder hingga terbentuk serbuk, dan ayak menggunakan ayakan 40 mesh. Kemudian ditimbang masing-masing serbuk sesuai formula lalu dimasukkan dalam kantong teh celup. Evaluasi yang dilakukan meliputi uji organoleptik, uji pH, uji kadar air, dan uji hedonik terhadap 20 panelis. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula menghasilkan seduhan berwarna kuning kecokelatan dengan aroma khas Jahe Merah dan Pegagan. Nilai pH berkisar 4,95–5,10, nilai kadar air berkisar 3,0%–3,8%, Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa Formula IV memiliki tingkat kesukaan tertinggi dengan nilai rata-rata (3,73), diikuti Formula III (3,30), Formula II (2,93), dan Formula I (2,80). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kombinasi daun Pegagan dan Jahe Merah dapat diformulasikan menjadi sediaan teh herbal yang memenuhi persyaratan evaluasi fisik.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Abstrak Akses terbuka · 790_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 790_bab1 Baca
Bab 2 Khusus anggota · 790_bab2 Masuk untuk membaca
Bab 3 Akses terbuka · 790_bab3 Baca
Bab 4 Khusus anggota · 790_bab4 Masuk untuk membaca
Bab 5 Akses terbuka · 790_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 790_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI FARMASI 2026
KTI FARMASI 2026-613-001
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar