Gambaran kadar Interleukin-1 β pada penderita Diabetes Melitus dengan dan tanpa Hipertensi di Puskesmas Kombos Kota Manado.
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI TLM 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii; 92 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 26 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Gabriella Loway ; Kevin Giovani Pascoal ; Evelina Maria Nahor
Abstrak
ABSTRAK\r\n Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh hiperglikemia dan dapat disertai hipertensi serta inflamasi. Interleukin-1 Beta (IL-1β) merupakan sitokin proinflamasi yang berperan dalam gangguan fungsi sel beta pankreas, resistensi insulin, dan kerusakan vaskular. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kadar IL-1β pada penderita diabetes melitus dengan dan tanpa hipertensi di Puskesmas Kombos Kota Manado.\r\n Penelitian menggunakan desain deskriptif. Sebanyak 25 responden dipilih dengan teknik quota sampling, terdiri atas 15 penderita diabetes melitus dengan hipertensi dan 10 tanpa hipertensi. Sampel darah vena diolah menjadi serum, kemudian kadar IL-1β diperiksa menggunakan metode Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Absorbansi dibaca pada panjang gelombang 450 nm, lalu konsentrasi ditentukan berdasarkan kurva standar dalam satuan pg/mL. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi.\r\n Hasil menunjukkan seluruh responden (100,0%) memiliki kadar IL-1β dalam kategori inflamasi tinggi, yaitu 20–100 pg/mL. Nilai terendah sebesar 41,9 pg/mL ditemukan pada kelompok dengan hipertensi, sedangkan nilai tertinggi 83,8 pg/mL ditemukan pada kelompok tanpa hipertensi. Tingginya IL-1β dapat mencerminkan inflamasi kronis akibat hiperglikemia, stres oksidatif, dan aktivasi inflammasom NLRP3. Disimpulkan bahwa seluruh penderita diabetes melitus, dengan maupun tanpa hipertensi, mengalami inflamasi tinggi, tetapi penelitian deskriptif ini belum dapat menentukan perbedaan kadar IL-1β antara kedua kelompok.\r\n\r\nKata kunci: Diabetes Melitus, hipertensi, Interleukin-1β, ELISA