Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Image of Penerapan Asuhan Keperawatan Dengan Intervensi Senam Hipertensi Pada Lansia Untuk Pengendalian Tekanan Darah Di UPTD Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia Terlantar Senja Cerah Kota Manado
Karya Tulis Ilmiah Akses terbuka 2025

Penerapan Asuhan Keperawatan Dengan Intervensi Senam Hipertensi Pada Lansia Untuk Pengendalian Tekanan Darah Di UPTD Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia Terlantar Senja Cerah Kota Manado

Tahun terbit
2025
Jenis naskah
Karya Tulis Ilmiah
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KTI KEPERAWATAN 2025
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xiv, 165 Hal: Ilustrasi; 29 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
5 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Sailent Angel Rumawow

Abstrak

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dijumpai pada lanjut usia (lansia) dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius seperti stroke, gagal ginjal, dan penyakit jantung. Penanganan hipertensi tidak hanya melalui farmakoterapi, tetapi juga dapat dilakukan melalui terapi nonfarmakologis, salah satunya adalah senam hipertensi. Survei awal di panti ini menunjukkan terdapat 50 15 di antaranya terdiagnosis hipertensi. Sebagian lansia telah mengonsumsi obat antihipertensi, namun masih ditemukan ketidakpatuhan dalam penggunaan obat, sehingga penurunan tekanan darah belum optimal. Senam hipertensi sebelumnya pernah dilakukan, tetapi belum menjangkau seluruh lansia dengan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan senam hipertensi sebagai upaya pengendalian tekanan darah pada lansia di UPTD Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia Terlantar “Senja Cerah” Kota Manado.
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan dengan intervensi senam hipertensi sebagai upaya pengendalian tekanan darah pada lansia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode studi kasus terhadap tiga lansia berusia 60–74 tahun yang mengalami hipertensi dengan tekanan darah sistolik 140–159 mmHg dan diastolik 90–99 mmHg. Proses asuhan keperawatan dilakukan melalui lima tahapan, yaitu pengkajian, penetapan diagnosa, perencanaan intervensi, implementasi dan evaluasi. Intervensi berupa senam hipertensi dilakukan selama lima hari berturut-turut, dengan durasi ±30 menit setiap sesi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan tekanan darah sebelum dan sesudah senam.
Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada ketiga lansia setelah pelaksanaan intervensi. Lansia juga mengalami peningkatan pengetahuan dan motivasi dalam melakukan aktivitas fisik sebagai bagian dari pengelolaan hipertensi. Penerapan senam hipertensi dalam kerangka asuhan keperawatan terbukti efektif sebagai terapi pendukung dalam pengelolaan tekanan darah serta meningkatkan kualitas hidup pada lansia.

Berkas

Baca Akses terbuka Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A KTI KEPERAWATAN 2025
KTI000462025
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar