PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
No image available for this title
14X Dilihat
Karya Tulis Ilmiah

Uji Perbandingan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Buah Dan Daging Buah Terong Ungu (Solanum melongena L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus

Jovie Mien Dumanauw
Pengarang
Yos Banne
Pengarang
Nahdiya Lamani
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Karya Tulis Ilmiah
2026
-
Akses Terbuka

Abstrak

Infeksi bakteri menjadi penyebab utama penyakit pada kulit. Salah satu bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit yaitu Staphylococcus aureus. Infeksi bakteri dapat dihambat dengan penggunaan antibakteri yang berasal dari bahan alam. Tanaman yang berpotensi aktif dalam menghambat pertumbuhan bakteri adalah terong ungu (Solanum melongena L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan aktivitas antibakteri dari kulit buah dan daging buah terong ungu (Solanum melongena L.) terha... Infeksi bakteri menjadi penyebab utama penyakit pada kulit. Salah satu bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit yaitu Staphylococcus aureus. Infeksi bakteri dapat dihambat dengan penggunaan antibakteri yang berasal dari bahan alam. Tanaman yang berpotensi aktif dalam menghambat pertumbuhan bakteri adalah terong ungu (Solanum melongena L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan aktivitas antibakteri dari kulit buah dan daging buah terong ungu (Solanum melongena L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus.\\\\\\\\r\\\\\\\\nJenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Kulit buah dan daging buah Terong Ungu diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak dibuat larutan uji konsentrasi 10%, 15%, 20% dengan kontrol positif cakram Ciprofloxacin 30 µg dan kontrol negatif larutan Tween 80 1%, lalu diujikan pada bakteri Staphylococcus aureus dengan metode difusi cakram. Pengamatan dilakukan dengan cara mengukur diameter zona bening yang terbentuk di sekitar cakram setelah inkubasi 1 x 24 jam pada suhu 37ºC. Data hasil pengamatan dianalisis secara deskriptif.\\\\\\\\r\\\\\\\\nHasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah Terong Ungu konsentrasi 10% memiliki daya hambat sebesar 7,31 mm, 15% sebesar 7,55 mm, 20% sebesar 7,94 mm dan ekstrak etanol daging Terong Ungu konsentrasi 10% memiliki daya hambat sebesar 6,19 mm, 15% sebesar 6,52 mm, dan 20% sebesar 6,65 mm. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit buah Terong Ungu menghasilkan diameter zona bening yang lebih besar dibandingkan ekstrak etanol daging buah Terong Ungu di semua tingkat konsentrasi.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI FARMASI 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2026
Deskripsi Fisik
xiii, 53 hlm : ilustrasi ; 27 cm
Bahasa
-
Edisi
-
Subjek
Staphylococcus aureus
antibakteri
Perbandingan
Terong Ungu
Pernyataan Tanggung Jawab
Nahdiya Lamani; Jovie Mien Dumanauw; Yos Banne
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI FARMASI 2026
KTI FARMASI 2026-603-001
Tersedia
Lampiran Berkas
683_abstrak
Baca
683_bab1
Baca
683_bab2
Baca
683_bab3
Baca
683_bab4
Baca
683_bab5
Baca
683_lampiran
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik