Kulit yang terpapar lingkungan secara terus-menerus dapat mengalami penumpukan sel kulit mati sehingga tampak kusam. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan penggunaan body scrub. Daun Sukun (Artocarpus altilis) mengandung senyawa flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai antioksidan, sedangkan ampas Kopi Robusta (Coffea canephora) memiliki butiran alami sebagai eksfoliator yaitu mengangkat sel- sel kulit mati, membuat kulit menjadi lebih halus serta mengandung antioksidan. Peneli...
Kulit yang terpapar lingkungan secara terus-menerus dapat mengalami penumpukan sel kulit mati sehingga tampak kusam. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan penggunaan body scrub. Daun Sukun (Artocarpus altilis) mengandung senyawa flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai antioksidan, sedangkan ampas Kopi Robusta (Coffea canephora) memiliki butiran alami sebagai eksfoliator yaitu mengangkat sel- sel kulit mati, membuat kulit menjadi lebih halus serta mengandung antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan body scrub dari ekstrak daun Sukun dan ampas kopi robusta serta mengevaluasi mutu fisiknya.\r\nPenelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan di laboratorium. Ekstrak daun Sukun diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diformulasikan dalam tiga konsentrasi, yaitu 5% (F1), 7,5% (F2), dan 10% (F3), dengan konsentrasi ampas kopi robusta tetap 5%. Evaluasi meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan iritasi. Data hasil pengujian di dokumentasikan dan dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil setiap pengujian terhadap persyaratan mutu fisik sediaan body scrub berdasarkan literatur.\r\nHasil penelitian menunjukkan seluruh formula body scrub berbentuk semi padat, homogen, berwarna hijau kecoklatan, dan berbau khas daun Sukun serta kopi. Nilai pH 7,47 pada F1, 7,74 pada F2, 7,95 pada F3, daya sebar 5 cm, dan daya lekat 5,01–6,58 detik sehingga memenuhi persyaratan mutu fisik. Uji iritasi dilakukan pada enam sukarelawan menunjukkan tidak terdapat kemerahan, gatal, maupun bengkak. Disimpulkan bahwa ekstrak daun sukun dan ampas kopi robusta dapat diformulasikan menjadi sediaan body scrub yang memenuhi persyaratan mutu fisik dan tidak menimbulkan iritasi pada kulit.