Pengaruh Pemberian Ekstrak Biji Jeruk Bali (Citrus maxima Merr) terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diinduksi Streptozotocin
Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Tingginya prevalensi diabetes mendorong pengembangan terapi berbasis bahan alam. Biji jeruk bali (Citrus maxima Merr.) mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, dan senyawa fenolik yang berpotensi sebagai antihiperglikemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Ekstrak Biji Jeruk Bali terhadap penurunan kadar gula darah pada tikus putih (...
Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Tingginya prevalensi diabetes mendorong pengembangan terapi berbasis bahan alam. Biji jeruk bali (Citrus maxima Merr.) mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, dan senyawa fenolik yang berpotensi sebagai antihiperglikemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Ekstrak Biji Jeruk Bali terhadap penurunan kadar gula darah pada tikus putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi streptozotocin (STZ).\r\nPenelitian ini merupakan penelitian laboratorium eksperimental dengan rancangan Pre-test and Post-test Control Group Design. Sebanyak 20 ekor tikus dibagi 4 kelompok dan diberi perlakuan, I: Na-CMC 0,5%, II: metformin, III EBJB 200 mg/kgBB, dan kelompok IV: EBJB 400 mg/kgBB. Kondisi Hiperglikemia dibuat dengan induksi STZ dosis 25 mg/kgBB. Perlakuan diberikan selama 9 hari dan kadar gula darah diukur setiap 3 hari menggunakan glukometer. Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dan dilanjutkan uji LSD.\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak biji jeruk bali mampu menurunkan kadar gula darah secara bertahap dibandingkan kontrol negatif. Dosis 400 mg/kgBB memberikan penurunan yang lebih dibandingkan dosis 200 mg/kgBB dan kontrol positif. Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok (p