Rambut merupakan bagian tubuh yang berperan penting dalam menunjang penampilan serta melindungi kulit kepala. Salah satu upaya menjaga kesehatan rambut adalah penggunaan hair tonic. Pemanfaatan bahan alam sebagai bahan aktif sediaan kosmetik semakin berkembang, kulit Jeruk Bali (Citrus maxima (Burm.) Merr.) mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan tanin yang berpotensi menjaga kesehatan kulit kepala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol kulit Jeruk Bali (Citrus maxim...
Rambut merupakan bagian tubuh yang berperan penting dalam menunjang penampilan serta melindungi kulit kepala. Salah satu upaya menjaga kesehatan rambut adalah penggunaan hair tonic. Pemanfaatan bahan alam sebagai bahan aktif sediaan kosmetik semakin berkembang, kulit Jeruk Bali (Citrus maxima (Burm.) Merr.) mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan tanin yang berpotensi menjaga kesehatan kulit kepala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol kulit Jeruk Bali (Citrus maxima (Burm.) Merr.) dapat diformulasikan menjadi sediaan hair tonic dan mengetahui hasil evaluasi fisik sediaan hair tonic.\r\nPenelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan di laboratorium. Ekstrak diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diformulasikan dalam sediaan hair tonic dengan konsentrasi ekstrak 5%. Evaluasi fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, dan iritasi. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil pengujian terhadap persyaratan mutu sediaan hair tonic.\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit Jeruk Bali memiliki rendemen sebesar 9,83%. Sediaan hair tonic yang dihasilkan berbentuk cair, berwarna kecokelatan, beraroma khas Jeruk Bali dan menthol, homogen, memiliki pH 4,54, viskositas 4,4 cPs, serta tidak menimbulkan reaksi iritasi pada kulit. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol Kulit Jeruk Bali dapat diformulasikan menjadi sediaan hair tonic yang memenuhi persyaratan evaluasi fisik.