Pendahuluan: Stroke merupakan gangguan neurologis yang dapat menyebabkan kelemahan otot pada ekstremitas atas sehingga mengganggu kemampuan pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kekuatan otot adalah latihan bola genggam (hand grip exercise). Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh latihan bola genggam terhadap kekuatan otot pada pasien stroke di RS Bhayangkara Tk. III Manado. Metode: Penelitian kuantitatif menggunaka...
Pendahuluan: Stroke merupakan gangguan neurologis yang dapat menyebabkan kelemahan otot pada ekstremitas atas sehingga mengganggu kemampuan pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kekuatan otot adalah latihan bola genggam (hand grip exercise). Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh latihan bola genggam terhadap kekuatan otot pada pasien stroke di RS Bhayangkara Tk. III Manado. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan Pretest-Posttest with control group design. Sampel berjumlah 40 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol, masing-masing sebanyak 20 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran kekuatan otot dilakukan menggunakan Manual Muscle Testing (MMT). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann Whitney U Test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Sebelum diberikan latihan bola genggam, rata-rata skor MMT pada kelompok intervensi sebesar 2,05 dan kelompok kontrol sebesar 1,85. Setelah diberikan latihan bola genggam, rata-rata skor MMT pada kelompok intervensi meningkat menjadi 3,35 sedangkan kelompok kontrol menjadi 2,10. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan terdapat pengaruh latihan bola genggam terhadap peningkatan kekuatan otot pada kelompok intervensi dengan nilai p = 0,000 (α < 0,05). Hasil uji Mann Whitney U Test menunjukkan nilai p = 0,000 (α < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan peningkatan kekuatan otot yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Latihan bola genggam (hand grip exercise) berpengaruh terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke di RS Bhayangkara Tk. III Manado.