Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Karya Ilmiah Akhir Ners Akses terbatas 2026

Aplikasi Teknik Distraksi Story Telling dan Finger Puppet Terhadap Nyeri Pemasangan Infus Anak dengan Diare Menggunakan Teori Katharine Kolcaba RSUP.Prof.Dr.R.D.Kandou Manado

Tahun terbit
2026
Jenis naskah
Karya Ilmiah Akhir Ners
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KIA Ners 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xiii, 171 hlm : ilustrasi ; 27 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
51 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Glaedis Kaluwurang; Dorce Sisfiani Sarimin; Kusmiyati;

Abstrak

Latar belakang: Diare merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak. Anak dengan diare sering memerlukan terapi intravena melalui pemasangan infus sebagai upaya rehidrasi. Prosedur pemasangan infus merupakan tindakan invasif yang dapat menimbulkan nyeri, kecemasan, serta ketidaknyamanan, terutama pada anak usia prasekolah. Tujuan: Mengaplikasikan teknik distraksi story telling dan finger puppet terhadap nyeri pemasangan infus pada anak dengan diare menggunakan pendekatan Teori Comfort Katharine Kolcaba di Instalasi Rawat Darurat Anak RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus (case study) dengan pendekatan asuhan keperawatan pada anak usia prasekolah yang mengalami nyeri pemasangan infus dengan intervensi teknik distraksi story telling dan finger puppet berdasarkan pengukuran tingkat nyeri menggunakan instrumen Wong-Baker Faces Pain Rating Scale (WBS). Hasil: Aplikasi teknik distraksi story telling dan finger puppet menunjukkan adanya penurunan respons nyeri selama tindakan pemasangan infus. Tiga anak mengalami penurunan skor nyeri dari 10 (nyeri sangat berat) menjadi 6 (nyeri sedang), sedangkan satu anak mengalami penurunan skor dari 8 menjadi 4 (nyeri ringan–sedang). Intervensi ini juga meningkatkan kenyamanan fisik dan psikologis anak serta mendukung keterlibatan orang tua dalam proses tindakan keperawatan. Kesimpulan: Teknik distraksi story telling dan finger puppet merupakan intervensi keperawatan non farmakologis berbasis bukti yang efektif dalam membantu menurunkan nyeri pemasangan infus pada anak dengan diare. Penerapan Teori Comfort Katharine Kolcaba mendukung pemberian asuhan keperawatan yang berfokus pada peningkatan kenyamanan secara holistik sehingga dapat dijadikan salah satu alternatif intervensi dalam praktik keperawatan anak.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Abstrak Akses terbuka · 719_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 719_bab1 Baca
Bab 2 Khusus anggota · 719_bab2 Masuk untuk membaca
Bab 3 Akses terbuka · 719_bab3 Baca
Bab 4 Khusus anggota · 719_bab4 Masuk untuk membaca
Bab 5 Akses terbuka · 719_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 719_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A KIA Ners 2026
KIA Ners 2026-589-001
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar