PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
No image available for this title
13X Dilihat
Karya Tulis Ilmiah

Aktivitas Analgesik Ekstrak Etanol Daun Rosemary (Rosmarinus Officinalis L .) terhadap Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi Asam Asetat

Jovie Mien Dumanauw
Pengarang
Elisabeth Natalia Barung
Pengarang
Shelomita Inri Kawulusan
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Karya Tulis Ilmiah
2026
-
Akses Terbuka

Abstrak

Daun Rosemary (Rosmarinus officinalis L.) merupakan salah satu tanaman herbal yang mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder, seperti flavonoid, asam rosmarinat, asam karnosat, dan asam karnosol. Senyawa-senyawa tersebut diketahui memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, serta berpotensi sebagai analgesik melalui penghambatan pembentukan mediator nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas analgesic ekstrak etanol daun Rosemary pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang ... Daun Rosemary (Rosmarinus officinalis L.) merupakan salah satu tanaman herbal yang mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder, seperti flavonoid, asam rosmarinat, asam karnosat, dan asam karnosol. Senyawa-senyawa tersebut diketahui memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, serta berpotensi sebagai analgesik melalui penghambatan pembentukan mediator nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas analgesic ekstrak etanol daun Rosemary pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi asam asetat 1%. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan empat kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif yang diberi suspensi Na CMC 0,5%, kontrol positif yang diberi suspensi asetosal, kelompok ekstrak etanol daun Rosemary dosis 200 mg/kgBB, dan kelompok ekstrak etanol daun Rosemary dosis 400 mg/kgBB. Aktivitas analgesik dinilai berdasarkan jumlah geliat (writhing response) setelah induksi asam asetat 1% dan diamati setiap 30 menit selama 3 jam. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Least Significant Difference (LSD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Rosemary dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB memiliki persentase proteksi daya analgesik masing-masing sebesar 66,62% dan 73,28%. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antar kelompok perlakuan (p=0,000). Uji lanjut LSD menunjukkan bahwa kedua dosis ekstrak berbeda bermakna dibandingkan kontrol negatif. Selain itu, ekstrak dosis 200 mg/kgBB masih berbeda bermakna dibandingkan asetosal, sedangkan dosis 400 mg/kgBB tidak berbeda bermakna dengan asetosal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun Rosemary (Rosmarinus officialis L) dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB memiliki aktivitas analgesik pada tikus putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi asam asetat 1% dengan dosis 400 mg/kgBB menunjukkan efektivitas analgesik yang sebanding dengan asetosal.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI FARMASI 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2026
Deskripsi Fisik
xii, 66 hlm : ilustrasi ; 27 cm
Bahasa
-
Edisi
-
Subjek
Tikus Putih
Rosmarinus officinalis L
Analgesik
Asam Asetat
Pernyataan Tanggung Jawab
Shelomita Inri Kawulusan; Elisabeth Natalia Barung; Jovie Mien Dumanauw
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI FARMASI 2026
KTI FARMASI 2026-587-001
Tersedia
Lampiran Berkas
690_abstrak
Baca
690_bab1
Baca
690_bab2
Baca
690_bab3
Baca
690_bab4
Baca
690_bab5
Baca
690_lampiran
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik