Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Karya Tulis Ilmiah Akses terbatas 2026

Aktivitas Analgesik Ekstrak Etanol Daun Rosemary (Rosmarinus Officinalis L .) terhadap Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi Asam Asetat

Tahun terbit
2026
Jenis naskah
Karya Tulis Ilmiah
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KTI FARMASI 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xii, 66 hlm : ilustrasi ; 27 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
27 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Shelomita Inri Kawulusan; Elisabeth Natalia Barung; Jovie Mien Dumanauw

Abstrak

Daun Rosemary (Rosmarinus officinalis L.) merupakan salah satu tanaman herbal yang mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder, seperti flavonoid, asam rosmarinat, asam karnosat, dan asam karnosol. Senyawa-senyawa tersebut diketahui memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, serta berpotensi sebagai analgesik melalui penghambatan pembentukan mediator nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas analgesic ekstrak etanol daun Rosemary pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi asam asetat 1%. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan empat kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif yang diberi suspensi Na CMC 0,5%, kontrol positif yang diberi suspensi asetosal, kelompok ekstrak etanol daun Rosemary dosis 200 mg/kgBB, dan kelompok ekstrak etanol daun Rosemary dosis 400 mg/kgBB. Aktivitas analgesik dinilai berdasarkan jumlah geliat (writhing response) setelah induksi asam asetat 1% dan diamati setiap 30 menit selama 3 jam. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Least Significant Difference (LSD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Rosemary dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB memiliki persentase proteksi daya analgesik masing-masing sebesar 66,62% dan 73,28%. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antar kelompok perlakuan (p=0,000). Uji lanjut LSD menunjukkan bahwa kedua dosis ekstrak berbeda bermakna dibandingkan kontrol negatif. Selain itu, ekstrak dosis 200 mg/kgBB masih berbeda bermakna dibandingkan asetosal, sedangkan dosis 400 mg/kgBB tidak berbeda bermakna dengan asetosal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun Rosemary (Rosmarinus officialis L) dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB memiliki aktivitas analgesik pada tikus putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi asam asetat 1% dengan dosis 400 mg/kgBB menunjukkan efektivitas analgesik yang sebanding dengan asetosal.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Abstrak Akses terbuka · 690_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 690_bab1 Baca
Bab 2 Khusus anggota · 690_bab2 Masuk untuk membaca
Bab 3 Akses terbuka · 690_bab3 Baca
Bab 4 Khusus anggota · 690_bab4 Masuk untuk membaca
Bab 5 Akses terbuka · 690_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 690_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI FARMASI 2026
KTI FARMASI 2026-587-001
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar