Uji Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kulit Buah Lemon Suanggi (Citrus limon (L.) Burm. F.) Terhadap Bakteri Cutibacterium acnes Penyebab Jerawat Dengan Metode Vapour Phase Test
Jerawat (Acne vulgaris) merupakan penyakit kulit yang salah satu penyebabnya adalah bakteri Cutibacterium acnes. Penggunaan bahan alam sebagai alternatif antibakteri terus dikembangkan, salah satunya minyak atsiri kulit buah Lemon Suanggi (Citrus limon (L.) Burm. F.) yang mengandung senyawa volatil berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri. Kulit buah Lemon Suanggi yang umumnya dibuang sebagai limbah memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber minyak atsiri sehingga dapat meningkatkan nil...
Jerawat (Acne vulgaris) merupakan penyakit kulit yang salah satu penyebabnya adalah bakteri Cutibacterium acnes. Penggunaan bahan alam sebagai alternatif antibakteri terus dikembangkan, salah satunya minyak atsiri kulit buah Lemon Suanggi (Citrus limon (L.) Burm. F.) yang mengandung senyawa volatil berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri. Kulit buah Lemon Suanggi yang umumnya dibuang sebagai limbah memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber minyak atsiri sehingga dapat meningkatkan nilai guna dan nilai tambah limbah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri minyak atsiri kulit buah Lemon Suanggi terhadap Cutibacterium acnes menggunakan metode Vapour Phase Test. Penelitian ini merupakan penelitian laboratorium yang bersifat eksperimental. Minyak atsiri diperoleh melalui metode destilasi uap air selama 8 jam dan diperoleh rendemen sebesar 0,694% (v/b). Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan variasi volume 10, 20, 40, 80, dan 100 µL dengan tiga kali pengulangan. Aktivitas antibakteri diamati berdasarkan terbentuknya diameter zona hambat setelah inkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C. Data yang diperoleh kemudian dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume 10 µL dan 20 µL tidak menghasilkan zona hambat, sedangkan volume 40 µL, 80 µL, dan 100 µL menghasilkan rata-rata diameter zona hambat berturut-turut sebesar 7,83 mm, 13,57 mm, dan 9,39 mm. Volume 80 µL memberikan aktivitas antibakteri tertinggi terhadap Cutibacterium acnes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa minyak atsiri Kulit Buah Lemon Suanggi (Citrus limon (L.) Burm. F.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Cutibacterium acnes melalui metode Vapour Phase Test, dengan volume optimum sebesar 80 µL.