Analisis Sebab dan Akibat Edukasi Gizi Menggunakan Media Leaflet Terhadap Asupan Karbohidrat Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Ranotana Weru
Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Pengaturan asupan karbohidrat menjadi bagian penting terapi gizi medis karena berperan dalam pengendalian glukosa darah. \r\nzi menggunakan media leaflet terhadap asupan karbohidrat penderita DM Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Ranotana Weru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan 30 responden yang dipilih melalui pur...
Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Pengaturan asupan karbohidrat menjadi bagian penting terapi gizi medis karena berperan dalam pengendalian glukosa darah. \r\nzi menggunakan media leaflet terhadap asupan karbohidrat penderita DM Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Ranotana Weru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan 30 responden yang dipilih melalui purposive sampling. \r\nData asupan karbohidrat diperoleh menggunakan Food Recall 24 jam sebelum dan sesudah edukasi, kemudian dianalisis berdasarkan nilai rata-rata, distribusi frekuensi, dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata asupan karbohidrat meningkat dari 233,92 gram sebelum edukasi menjadi 252,97 gram setelah edukasi, dengan selisih 19,05 gram. Sebelum edukasi, 13 responden (43,3%) memiliki asupan kurang, 7 responden (23,3%) cukup, dan 10 responden (33,3%) lebih. Setelah edukasi, 19 responden (63,3%) berada pada kategori normal, 5 responden (16,7%) pada kategori 80–