Pendahuluan: Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang masih banyak ditemukan pada anak usia sekolah. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan terjadinya karies gigi adalah kebiasaan mengonsumsi makanan manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi makanan manis dengan karies gigi pada siswa kelas VII dan VIII SMP Kristen Nafiri Malalayang I Manado. \r\n Tujuan: Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekata...
Pendahuluan: Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang masih banyak ditemukan pada anak usia sekolah. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan terjadinya karies gigi adalah kebiasaan mengonsumsi makanan manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi makanan manis dengan karies gigi pada siswa kelas VII dan VIII SMP Kristen Nafiri Malalayang I Manado. \r\n Tujuan: Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII dan VIII Smp Kristen Nafiri Malalayang I Manado sebanyak 36 siswa dan seluruh populasi dijadikan sampel penelitian (total sampling). pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner konsumsi makanan manis dan pemeriksaan karies gigi instrumen Indeks DMF-T. Data ditabulasi dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan di analisis menggunakan Uji Kolerasi Spearman Rank .\r\n Metode: Hasil data menggunakan uji kolerasi spearman rank menunjukkan bahwa responden dengan konsumsi makanan manis tinggi sebanyak 18 orang (50,0%), sedangkan konsumsi makanan manis rendah sebanyak 18 orang (50,0%). Berdasarkan status karies gigi, lebih dari setengah responden berada pada kategori DMF-T sangat rendah yaitu 13 orang (36,1%). Hasil uji spearman rank diperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,279 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,099. Nilai p > 0,05 menunjukkan bahwa H0 tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan manis dengan karies gigi pada siswa kelas VII dan VIII SMP Kristen Nafiri Malalayang I Manado.