Pendahuluan:Tindakan menyikat gigi merupakan salah satu cara menjaga kebersihan gigi dan mulut serta mencegah terjadinya penyakit gigi dan mulut. Kebersihan gigi dan mulut dapat dinilai melalui pemeriksaan Debris Indeks yang menggambarkan adanya sisa makanan dan plak pada permukaan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tindakan menyikat gigi terhadap kebersihan gigi dan mulut (Debris Indeks) pada siswa kelas V SD Inpres Malalayang II Manado.\\r\\nTujuan:Penelitian ini mengguna...
Pendahuluan:Tindakan menyikat gigi merupakan salah satu cara menjaga kebersihan gigi dan mulut serta mencegah terjadinya penyakit gigi dan mulut. Kebersihan gigi dan mulut dapat dinilai melalui pemeriksaan Debris Indeks yang menggambarkan adanya sisa makanan dan plak pada permukaan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tindakan menyikat gigi terhadap kebersihan gigi dan mulut (Debris Indeks) pada siswa kelas V SD Inpres Malalayang II Manado.\\r\\nTujuan:Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survei. sampel penelitian berjumlah 50 siswa kelas V, teknik pengambilan sampel yaitu teknik total sampling dengan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data tindakan menyikat gigi diperoleh melalui kuesioner, sedangkan kebersihan gigi dan mulut diukur menggunakan pemeriksaan Debris Indeks.\\r\\nPenelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tindakan menyikat gigi kategori baik sebanyak 39 siswa (78,0%). Hasil pemeriksaan Debris Indeks menunjukkan kategori sedang merupakan kategori terbanyak yaitu 27 siswa (54,0%). Nilai rata-rata tindakan menyikat gigi sebesar 21,06 termasuk kategori baik, sedangkan nilai rata-rata Debris Indeks sebesar 1,43 termasuk kategori sedang. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa siswa memiliki tindakan menyikat gigi yang baik dan kebersihan gigi dan mulut kategori sedang.