Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Skripsi Akses terbatas 2026

Pemberian Kue Talam Ubi Ungu Mix Yoghurt terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Upai

Tahun terbit
2026
Jenis naskah
Skripsi
Bahasa
Indonesia
No. panggil
SKR GIZI 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xiv, 76 Hlm : ilustrasi ; 27 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
35 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Salsabila Hatam; Phembriah S. Kereh; Nonce Nova Legi

Abstrak

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Kadar glukosa darah dikatakan tidak terkendali apabila ≥200 mg/dL. Pengendalian kadar glukosa darah dapat dilakukan melalui pengaturan pola makan, termasuk pemilihan makanan selingan yang sehat. Kue talam ubi ungu yang dikombinasikan dengan yoghurt merupakan pangan fungsional yang mengandung serat, antioksidan, dan probiotik yang berpotensi membantu pengendalian kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kue talam ubi ungu mix yoghurt terhadap pengendalian kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe II di Puskesmas Kelurahan Upai Kecamatan Kotamobagu Utara.\r\nPenelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen dengan desain one group pre-test post-test. Sampel penelitian berjumlah 35 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi dilakukan dengan pemberian kue talam ubi ungu mix yoghurt sebanyak 100 gram per hari selama 5 hari berturut-turut. Analisis data menggunakan uji Shapiro–Wilk untuk menguji normalitas data, kemudian dilanjutkan dengan Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal, dengan tingkat signifikansi α = 0,05.\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi seluruh responden (100%) memiliki kadar glukosa darah tidak terkendali (≥200 mg/dL) dengan rata-rata kadar glukosa darah sebesar 286,09 mg/dL. Setelah intervensi, rata-rata kadar glukosa darah menurun menjadi 219,77 mg/dL, dengan penurunan sebesar 66,31 mg/dL. Sebanyak 25 responden (71,4%) mencapai kategori kadar glukosa darah terkendali (

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Abstrak Akses terbuka · 674_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 674_bab1 Baca
Bab 2 Khusus anggota · 674_bab2 Masuk untuk membaca
Bab 3 Akses terbuka · 674_bab3 Baca
Bab 4 Khusus anggota · 674_bab4 Masuk untuk membaca
Bab 5 Akses terbuka · 674_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 674_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A SKR GIZI 2026
SKR GIZI 2026-573-001
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar