Identifikasi Metabolit Sekundder Ekstrak Etanol Batang Bunga Pepaya Jantan (carica papaya L) Hasil Maserasi dan Digesti
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- No. panggil
- KTI FARMASI 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiii, 61 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Berkas dibaca
- 25 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Christine Helena Mongkau; Rilyn Novita Maramis; Djois sugiaty Rintjap
Abstrak
Tanaman batang bunga pepaya jantan merupakan salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional baik bagian buah, bunga dan daunnya. Tanaman pepaya mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada ekstrak etanol Batang Bunga Pepaya Jantan (Carica papaya L) hasil maserasi dan digesti.\r\nJenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan di Laboratorium. Sampel Batang Bunga Pepaya Jantan diperoleh dari Desa Poopo Utara, Kec. Ranoyapo. Kab. Minahasa Selatan. Ekstraksi sampel dengan metode maserasi dan digesti menggunakan pelarut etanol 96%, dipekatkan di rotary evaporator dan diuapkan ke atas waterbath. Data hasil pengujian disajikan dalam bentuk gambar dan tabel kemudian dianalisa secara deskriptif.\r\nHasil rendemen Ekstrak Batang Bunga Pepaya jantan untuk metode maserasi adalah 6,07% dan rendemen metode digesti diperoleh 8,44%. Hasil identifikasi metabolit sekunder bahwa Ekstrak Etanol Batang Bunga Pepaya Jantan hasil Maserasi dan Digesti mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan tidak mengandung steroid dan terpenoid.