Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau fungsi insulin. Prevalensi diabetes mellitus di Indonesia terus meningkat, dengan Provinsi Sulawesi Utara menempati urutan keempat tertinggi secara nasional, yaitu sebesar 2,3% (Riskesdas, 2018. Pisang goroho (Musa acuminata sp.) merupakan pangan lokal Sulawesi Utara yang mengandung karbohidrat kompleks, serat, serta memiliki indeks glikemik rendah sehingga berpotensi dig...
Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau fungsi insulin. Prevalensi diabetes mellitus di Indonesia terus meningkat, dengan Provinsi Sulawesi Utara menempati urutan keempat tertinggi secara nasional, yaitu sebesar 2,3% (Riskesdas, 2018. Pisang goroho (Musa acuminata sp.) merupakan pangan lokal Sulawesi Utara yang mengandung karbohidrat kompleks, serat, serta memiliki indeks glikemik rendah sehingga berpotensi digunakan sebagai pangan fungsional bagi penderita diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian dry cookies berbahan dasar tepung pisang goroho terhadap kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Pineleng. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain one group pretest-posttest design terhadap 34 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Intervensi diberikan berupa dry cookies tepung pisang goroho sebanyak 2 keping (20 gram) per hari selama 3 hari berturut-turut. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata kadar glukosa darah yang signifikan pada setiap pengukuran, yaitu dari 226,18 mg/dL menjadi 189,65 mg/dL pada hari pertama, dari 226,38 mg/dL menjadi 184,68 mg/dL pada hari kedua, dan dari 226,32 mg/dL menjadi 194,71 mg/dL pada hari ketiga, dengan nilai p=0,000 (p