PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
No image available for this title
12X Dilihat
Karya Tulis Ilmiah

Uji Aktivitas Antijamur dan Antibakteri Minyak Atsiri Daun Lemon Suanggi (Citrus limon (L.) Burm. F.) terhadap Jamur Malassezia furfur dan Bakteri Staphylococcus epidermidis

Evelina Maria Nahor
Pengarang
Glorious Reinhard Paruntu
Pengarang
Kusbandia
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Karya Tulis Ilmiah
2026
-
Akses Terbuka

Abstrak

Infeksi pada kulit atau yang biasa disebut Pityriasis versicolor adalah penyakit yang disebabkan oleh jamur Malassezia furfur dan bakteri Staphylococcus epidermidis karena dapat menimbulkan luka yang memicu terjadinya peradangan akibat infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antijamur dan antibakteri minyak atsiri Daun Lemon Suanggi (Citrus limon (L.) Burm. F.) terhadap jamur Malassezia furfur dan bakteri Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini merupakan penelitian eksp... Infeksi pada kulit atau yang biasa disebut Pityriasis versicolor adalah penyakit yang disebabkan oleh jamur Malassezia furfur dan bakteri Staphylococcus epidermidis karena dapat menimbulkan luka yang memicu terjadinya peradangan akibat infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antijamur dan antibakteri minyak atsiri Daun Lemon Suanggi (Citrus limon (L.) Burm. F.) terhadap jamur Malassezia furfur dan bakteri Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan sampel berupa minyak atsiri Daun Lemon Suanggi yang diperoleh melalui metode destilasi uap air. Pengujian aktivitas antijamur dan antibakteri menggunakan metode difusi agar dengan larutan uji konsentrasi yaitu 25, 50, 75, 100%. Diameter zona hambat diukur setelah inkubasi 3×24 jam untuk jamur, dan 1×24 jam untuk bakteri. Data hasil pengamatan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen minyak atsiri yang diperoleh memiliki rendemen sebesar 0,57% (v/b). Diameter zona hambat yang terbentuk memiliki rata-rata terhadap jamur Malassezia furfur berturut-turut sebesar 10.97, 11.65, 12.10, dan 13.05 mm. Sedangkan terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis berturut-turut sebesar 8.81, 9.69, 10.50, dan 10.61 mm. Dapat disimpulkan bahwa minyak atsiri Daun Lemon Suanggi (Citrus limon (L.) Burm. F.) memiliki aktivitas antijamur terhadap Malassezia furfur dan antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis, dengan prinsip semakin tinggi konsentrasi minyak atsiri, semakin besar diameter zona hambat yang terbentuk.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI FARMASI 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2026
Deskripsi Fisik
xiii, 61 Hal: Ilustrasi; 27 cm
Bahasa
-
Edisi
-
Subjek
minyak atsiri daun
Citrus limon
Malassezia furfur
Staphylococcus epidermidis
Pernyataan Tanggung Jawab
Glorious Reinhard Paruntu; Evelina Maria Nahor; Kusbandia
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI FARMASI 2026
KTI FARMASI 2026-560-001
Tersedia
Lampiran Berkas
593_abstrak
Baca
593_bab1
Baca
593_bab2
Baca
593_bab3
Baca
593_bab4
Baca
593_bab5
Baca
593_lampiran
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik