Uji Aktivitas Antijamur dan Antibakteri Minyak Atsiri Daun Lemon Suanggi (Citrus limon (L.) Burm. F.) terhadap Jamur Malassezia furfur dan Bakteri Staphylococcus epidermidis
Infeksi pada kulit atau yang biasa disebut Pityriasis versicolor adalah penyakit yang disebabkan oleh jamur Malassezia furfur dan bakteri Staphylococcus epidermidis karena dapat menimbulkan luka yang memicu terjadinya peradangan akibat infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antijamur dan antibakteri minyak atsiri Daun Lemon Suanggi (Citrus limon (L.) Burm. F.) terhadap jamur Malassezia furfur dan bakteri Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini merupakan penelitian eksp...
Infeksi pada kulit atau yang biasa disebut Pityriasis versicolor adalah penyakit yang disebabkan oleh jamur Malassezia furfur dan bakteri Staphylococcus epidermidis karena dapat menimbulkan luka yang memicu terjadinya peradangan akibat infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antijamur dan antibakteri minyak atsiri Daun Lemon Suanggi (Citrus limon (L.) Burm. F.) terhadap jamur Malassezia furfur dan bakteri Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan sampel berupa minyak atsiri Daun Lemon Suanggi yang diperoleh melalui metode destilasi uap air. Pengujian aktivitas antijamur dan antibakteri menggunakan metode difusi agar dengan larutan uji konsentrasi yaitu 25, 50, 75, 100%. Diameter zona hambat diukur setelah inkubasi 3×24 jam untuk jamur, dan 1×24 jam untuk bakteri. Data hasil pengamatan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen minyak atsiri yang diperoleh memiliki rendemen sebesar 0,57% (v/b). Diameter zona hambat yang terbentuk memiliki rata-rata terhadap jamur Malassezia furfur berturut-turut sebesar 10.97, 11.65, 12.10, dan 13.05 mm. Sedangkan terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis berturut-turut sebesar 8.81, 9.69, 10.50, dan 10.61 mm. Dapat disimpulkan bahwa minyak atsiri Daun Lemon Suanggi (Citrus limon (L.) Burm. F.) memiliki aktivitas antijamur terhadap Malassezia furfur dan antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis, dengan prinsip semakin tinggi konsentrasi minyak atsiri, semakin besar diameter zona hambat yang terbentuk.