Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Image of Penerapan Terapi Musik Untuk Memperbaiki Persepsi Sensori Pada Pasien Halusinasi Pendengaran  Di RSJ Prof. dr. V. L Ratumbuysang
Karya Tulis Ilmiah Akses terbuka 2025

Penerapan Terapi Musik Untuk Memperbaiki Persepsi Sensori Pada Pasien Halusinasi Pendengaran Di RSJ Prof. dr. V. L Ratumbuysang

Tahun terbit
2025
Jenis naskah
Karya Tulis Ilmiah
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KTI KEPERAWATAN 2025
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
89 hlm, 27cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
58 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
RATSINGER IGNASIUS ALVARO KAAWOAN

Abstrak

Halusinasi pendengaran merupakan salah satu gejala gangguan persepsi sensori yang sering dialami pasien skizofrenia. Kondisi ini dapat menimbulkan dampak serius terhadap fungsi psikososial serta meningkatkan risiko membahayakan diri dan orang lain. Penatalaksanaan halusinasi umumnya menggunakan terapi farmakologi, namun intervensi non-farmakologis seperti terapi musik mulai dikembangkan karena dinilai lebih aman dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan terapi musik dalam memperbaiki persepsi sensori pada pasien dengan halusinasi pendengaran di Ruangan Cakalele Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien yang didiagnosis skizofrenia dengan gejala halusinasi pendengaran. Intervensi diberikan melalui terapi musik klasik menggunakan headset selama 10–15 menit dalam tiga kali pertemuan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan proses keperawatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas halusinasi, ditandai dengan berkurangnya verbalisasi mendengar suara bisikan, peningkatan ketenangan emosional, serta respons sosial yang lebih adaptif. Intervensi ini terbukti mendukung manajemen halusinasi, memperbaiki kondisi psikologis, serta meningkatkan keterlibatan keluarga dalam proses perawatan. Kesimpulan terapi musik dapat menjadi strategi non-farmakologis yang efektif untuk memperbaiki persepsi sensori pada pasien halusinasi pendengaran dan dapat diintegrasikan dalam praktik keperawatan jiwa sebagai terapi pendukung.

Berkas

Abstrak Akses terbuka · 2_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 2_bab1 Baca
Bab 2 Akses terbuka · 2_bab2 Baca
Bab 3 Akses terbuka · 2_bab3 Baca
Bab 4 Akses terbuka · 2_bab4 Baca
Bab 5 Akses terbuka · 2_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 2_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A KTI KEPERAWATAN 2025
KTI KEPERAWATAN 2025
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar