Lipstik termasuk salah satu kosmetik penting untuk meningkatkan penampilan, mewarnai bibir, dan memberikan efek artistik serta estetika pada wajah. Pada lipstik sering ditambahkan pewarna, namun produsen kadang menggunakan pewarna berbahaya seperti Rhodamin B, pewarna sintesis yang dilarang untuk makanan dan kosmetik. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi kandungan Rhodamin B pada Lipstik padat yang dijual di pasar Tradisional Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow.\\r\\n Penelitian in...
Lipstik termasuk salah satu kosmetik penting untuk meningkatkan penampilan, mewarnai bibir, dan memberikan efek artistik serta estetika pada wajah. Pada lipstik sering ditambahkan pewarna, namun produsen kadang menggunakan pewarna berbahaya seperti Rhodamin B, pewarna sintesis yang dilarang untuk makanan dan kosmetik. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi kandungan Rhodamin B pada Lipstik padat yang dijual di pasar Tradisional Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow.\\r\\n Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat deskriptif yang dilakukan di laboratorium. Sampel yang digunakan adalah lipstik padat yang dijual di pasar tradisional Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow sebanyak 3 sampel, Analisis kualitatif Rhodamin B pada lipstik dilakukan dengan reaksi warna menggunakan pereaksi NaOH 10% dan HCl pekat, dan uji Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Data dianalisi dan sajikan dalam bentuk tabel dan gambar, dan disampaikan secara deskriptif.\\r\\n Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua lipstik (A,B,C) mendapatkan hasil yang negatif dengan semua pereaksi pada metode reaksi warna dan uji KLT. Dapat disimpulkan 3 lipstik yang dijual di Pasar Tradisional Kecamatan Dumoga tidak mengandung Rhodamin B.