Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik yang ditandai oleh\r\nmeningkatnya kadar glukosa darah akibat gangguan pada sekresi insulin, kerja\r\ninsulin, atau keduanya. Prevalensi penyakit ini terus mengalami peningkatan dan\r\ntelah menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat, termasuk di wilayah kerja\r\nPuskesmas Pineleng. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dapat\r\ndigunakan untuk membantu mengendalikan kadar glukosa darah adalah\r\npemanfaatan pangan lokal, seperti pi...
Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik yang ditandai oleh\r\nmeningkatnya kadar glukosa darah akibat gangguan pada sekresi insulin, kerja\r\ninsulin, atau keduanya. Prevalensi penyakit ini terus mengalami peningkatan dan\r\ntelah menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat, termasuk di wilayah kerja\r\nPuskesmas Pineleng. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dapat\r\ndigunakan untuk membantu mengendalikan kadar glukosa darah adalah\r\npemanfaatan pangan lokal, seperti pisang goroho, yang diketahui mengandung\r\nserat, flavonoid, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis\r\npengaruh pemberian goroho schotel terhadap kadar glukosa darah pada penderita\r\ndiabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Pineleng.\r\nPenelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pre-test\r\nand post-test with control group design. Jumlah sampel sebanyak 68 responden\r\nyang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kelompok\r\nkontrol, masing-masing terdiri atas 34 responden. Kelompok intervensi diberikan\r\ngoroho schotel sebanyak 2 × 30 gram selama 3 hari, sedangkan kelompok kontrol\r\ntidak memperoleh intervensi. Pengukuran kadar glukosa darah dilakukan\r\nmenggunakan glukometer, kemudian data dianalisis dengan paired t-test dan\r\nindependent t-test.\r\nHasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata kadar glukosa darah pada\r\nkelompok intervensi dari 288,18 mg/dL menjadi 232,24 mg/dL, dengan nilai p =\r\n0,000 (p < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian goroho\r\nschotel berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar glukosa darah pada\r\npenderita diabetes mellitus tipe 2.