Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS) merupakan salah satu pemeriksaan yang digunakan untuk mengetahui kondisi glikemik pasien tanpa memperhatikan waktu makan terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar Gula Darah Sewaktu pada pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Ranomuut Kota Manado.\\\\r\\\\nPenelitia...
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS) merupakan salah satu pemeriksaan yang digunakan untuk mengetahui kondisi glikemik pasien tanpa memperhatikan waktu makan terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar Gula Darah Sewaktu pada pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Ranomuut Kota Manado.\\\\r\\\\nPenelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 68 pasien Diabetes Melitus yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data karakteristik responden diperoleh melalui kuesioner, sedangkan kadar Gula Darah Sewaktu diperiksa menggunakan glukometer. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase.\\\\r\\\\nHasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 56–65 tahun (55,9%), berjenis kelamin perempuan (69,1%), rutin mengonsumsi obat (89,7%), tidak melakukan aktivitas fisik secara rutin (60,3%), dan mengatur pola makan (77,9%). Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu menunjukkan bahwa 64 responden (94,1%) memiliki kadar GDS ≥200 mg/dL (tidak terkontrol) dan 4 responden (5,9%) memiliki kadar GDS