Gambaran Kadar IL-6 Pada Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Lansot Tomohon
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI TLM 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiii, 49 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 16 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Glady Legi ; Muh. Ali Makaminan ; Elne Vieke Rambi
Abstrak
Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Kondisi hiperglikemia yang berlangsung dalam jangka panjang dapat memicu terjadinya inflamasi kronis tingkat rendah yang berperan dalam perkembangan resistensi insulin dan berbagai komplikasi DM. Salah satu penanda inflamasi yang banyak diteliti adalah IL-6, yaitu sitokin proinflamasi yang diproduksi oleh berbagai sel tubuh, termasuk makrofag dan jaringan adiposa. Peningkatan kadar IL-6 diketahui berhubungan dengan gangguan metabolisme glukosa, resistensi insulin, serta meningkatnya risiko komplikasi pada penderita DM. Oleh karena itu, pemeriksaan kadar IL-6 dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi inflamasi pada penderita Diabetes Melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar IL-6 pada penderita Diabetes Melitus di wilayah kerja Puskesmas Lansot Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada penderita Diabetes Melitus yang terdaftar di wilayah kerja Puskesmas Lansot Tomohon. Sampel penelitian berjumlah 25 responden yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Pemeriksaan kadar IL-6 dilakukan menggunakan metode Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA) dengan pembacaan absorbansi pada panjang gelombang 450 nm. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 25 responden, sebanyak 22 responden (88,0%) memiliki kadar IL-6 meningkat dan 3 responden (12,0%) memiliki kadar IL-6 normal. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar penderita Diabetes Melitus mengalami peningkatan kadar IL-6 yang mengindikasikan adanya proses inflamasi kronis.