Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Skripsi Akses terbatas 2026

Hubungan Pengetahuan dan Tingkat Pendidikan dengan Kecelakaan Kerja Petani Sayur di Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan

Tahun terbit
2026
Jenis naskah
Skripsi
Bahasa
Indonesia
No. panggil
SKR KESLING 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
lxxxii, 82 hlm: ilustrasi; 27 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
18 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Febiola Pundong; Agus Rokot; Bongakaraeng

Abstrak

Kecelakaan kerja pada sektor pertanian masih menjadi permasalahan yang memengaruhi kesehatan, keselamatan, dan produktivitas petani. Tingginya risiko aktivitas pertanian menuntut pemahaman yang baik mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta dukungan tingkat pendidikan yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dan tingkat pendidikan dengan kejadian kecelakaan kerja serta mengetahui gambaran kejadian kecelakaan kerja pada petani sayur di Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 310 petani sayur yang dipilih menggunakan teknik incidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square serta koefisien kontingensi pada tingkat kemaknaan 5%. Instrumen diuji validitasnya terlebih dahulu, dengan hasil 42 butir dinyatakan valid. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 285 responden (91,9%) pernah mengalami kecelakaan kerja, dengan penyebab terbanyak tidak menggunakan alat pelindung diri sebanyak 226 orang (72,9%). Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik (262 orang; 84,5%) dan tingkat pendidikan menengah (191 orang; 61,6%). Uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kecelakaan kerja (p = 0,181; uji eksak Monte Carlo p = 0,158), sedangkan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan dengan kecelakaan kerja (p = 0,018). Disimpulkan bahwa tingkat pendidikan berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada petani sayur, sedangkan pengetahuan tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Disarankan agar instansi terkait menyelenggarakan penyuluhan dan pelatihan K3 secara berkelanjutan yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan petani, guna menurunkan risiko kecelakaan kerja.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Abstrak Akses terbuka · 279_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 279_bab1 Baca
Bab 2 Khusus anggota · 279_bab2 Masuk untuk membaca
Bab 3 Akses terbuka · 279_bab3 Baca
Bab 4 Khusus anggota · 279_bab4 Masuk untuk membaca
Bab 5 Akses terbuka · 279_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 279_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C SKR KESLING 2026
SKR KESLING 2026-546-001
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar