PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
No image available for this title
13X Dilihat
Karya Tulis Ilmiah

Gambaran Kadar Interleukin-1 Beta (IL-1β) pada Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Kotobangon Kota Kotamobagu

Muhammad Ali Makaminan
Pengarang
Dionysius Sumenge
Pengarang
Cinderella Criatabel Twinkle Mokoginta
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Karya Tulis Ilmiah
2026
-
Akses Terbuka

Abstrak

Diabetes Melitus (DM) terjadi akibat gangguan sekresi maupun kinerja insulin dalam tubuh. Selain memicu masalah metabolik kronis, DM erat kaitannya dengan proses inflamasi kronis yang ditandai dengan meningkatnya produksi sitokin proinflamasi, seperti Interleukin-1 Beta (IL-1β). Sitokin ini berperan dalam perusakan sel beta pankreas secara progresif, peningkatan resistensi insulin pada jaringan, hingga memicu berbagai komplikasi diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mendalam ... Diabetes Melitus (DM) terjadi akibat gangguan sekresi maupun kinerja insulin dalam tubuh. Selain memicu masalah metabolik kronis, DM erat kaitannya dengan proses inflamasi kronis yang ditandai dengan meningkatnya produksi sitokin proinflamasi, seperti Interleukin-1 Beta (IL-1β). Sitokin ini berperan dalam perusakan sel beta pankreas secara progresif, peningkatan resistensi insulin pada jaringan, hingga memicu berbagai komplikasi diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mendalam gambaran kadar IL-1β pada pasien Diabetes Melitus di wilayah kerja Puskesmas Kotobangon, Kota Kotamobagu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif yang melibatkan 25 responden penderita Diabetes Melitus dengan menggunakan teknik quota sampling. Pemeriksaan kadar IL-1β dalam darah dilakukan melalui metode Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA) dengan pembacaan nilai absorbansi pada panjang gelombang 450 nm. Data hasil laboratorium dianalisis secara deskriptif lalu disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil menunjukkan karakteristik responden didominasi pasien peserta prolanis kelompok usia 60–70 tahun (48,0%), sebagian besar berjenis kelamin perempuan (72,0%), dengan lama menderita 1–5 tahun (56,0%), serta memiliki riwayat kepatuhan pengobatan yang rendah atau tidak rutin (52,0%). Hasil pemeriksaan menunjukan seluruh responden (100%) memiliki kadar IL-1β di atas ambang batas normal (>5 pg/mL). Yang mengindikasikan bahwa pasien Diabetes Melitus di wilayah Puskesmas Kotobangon mengalami kondisi inflamasi kronis. Kondisi tersebut berisiko memperburuk resistensi insulin serta meningkatkan risiko komplikasi jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan monitoring klinis berkelanjutan serta penguatan regulasi kepatuhan konsumsi obat untuk menekan aktivitas inflamasi dan mencegah komplikasi, serta mengoptimalkan manajemen kesehatan meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI TLM 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2026
Deskripsi Fisik
xiv,82 hlm : ilustrasi ; 27cm
Bahasa
-
Edisi
-
Subjek
Diabetes Melitus
Interleukin-1 Beta
ELISA.
Inflamasi
Pernyataan Tanggung Jawab
Cinderella Criatabel Twinkle Mokoginta; Muhammad Ali Makaminan; Dionysius Sumenge
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI TLM 2026
KTI TLM 2026-539-001
Tersedia
Lampiran Berkas
532_abstrak
Baca
532_bab1
Baca
532_bab2
Baca
532_bab3
Baca
532_bab4
Baca
532_bab5
Baca
532_lampiran
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik