Escherichia Coli merupakan penyebab utama diare yang berdampak pada kesehatan masyarakat. Daun sirih (Piper betle) mengandung senyawa aktif seperti fenol, flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun sirih dalam menurunkan pertumbuhan E. coli serta menentukan konsentrasi optimal yang paling efektif. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group. Ekstrak daun ...
Escherichia Coli merupakan penyebab utama diare yang berdampak pada kesehatan masyarakat. Daun sirih (Piper betle) mengandung senyawa aktif seperti fenol, flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun sirih dalam menurunkan pertumbuhan E. coli serta menentukan konsentrasi optimal yang paling efektif. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group. Ekstrak daun sirih dibuat menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Pengujian dilakukan terhadap tiga konsentrasi ekstrak (5%, 10%, dan 15%) dengan tiga kali pengulangan. Jumlah koloni E. coli dihitung setelah inkubasi 24 jam pada suhu 37°C menggunakan metode hitung cawan (CFU). Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata persentase penurunan pertumbuhan E. coli pada konsentrasi 5% sebesar 45,24% (tidak efektif), konsentrasi 10% sebesar 58,57% (efektif), dan konsentrasi 15% sebesar 72,62% (efektif). Uji ANOVA membuktikan adanya perbedaan sangat signifikan antar konsentrasi (p=0,001; F=25,910) dengan effect size 89,6% yang menunjukkan pengaruh sangat besar dari konsentrasi ekstrak terhadap penurunan E. coli. Konsentrasi 15% merupakan konsentrasi paling efektif. Simpulan penelitian ini adalah ekstrak daun sirih efektif dalam menurunkan pertumbuhan Escherichia Coli pada konsentrasi 10% dan 15%, dengan konsentrasi optimal sebesar 15% (penurunan 72,62%). Daun sirih berpotensi dikembangkan sebagai antiseptik dan disinfektan alami yang ramah lingkungan. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak daun sirih (Piper betle L.) efektif dalam menurunkan Escherichia Coli, dengan efektivitas tertinggi pada 15%.