Pendahuluan : Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian kesehatan masyarakat karena dapat menghambat pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan meningkatkan risiko penyakit di masa depan. Selain disebabkan oleh kekurangan asupan gizi dalam jangka panjang, stunting juga berkaitan dengan gangguan saluran cerna dan ketidakseimbangan mikrobiota usus. Mikrobiota usus berperan penting dalam proses pencernaan, penyerapan nutrisi, serta menjaga kesehatan saluran pencernaan. ...
Pendahuluan : Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian kesehatan masyarakat karena dapat menghambat pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan meningkatkan risiko penyakit di masa depan. Selain disebabkan oleh kekurangan asupan gizi dalam jangka panjang, stunting juga berkaitan dengan gangguan saluran cerna dan ketidakseimbangan mikrobiota usus. Mikrobiota usus berperan penting dalam proses pencernaan, penyerapan nutrisi, serta menjaga kesehatan saluran pencernaan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri yang terdapat pada feses anak stunting di wilayah kerja Puskesmas Pineleng Kabupaten Minahasa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan pada bulan April–Mei 2026. Sampel penelitian sebanyak 15 feses anak stunting yang diperoleh dari wilayah kerja Puskesmas Pineleng Kabupaten Minahasa. Identifikasi bakteri dilakukan di Laboratorium Bakteriologi Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Manado menggunakan metode kultur pada media MCA kemudian di lanjutkan dengan pewarnaan Gram dan uji biokimia serta kultur pada media EMB untuk mengidentifikasikan bakteri Escherichia coli. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 sampel feses anak stunting diperoleh 20 isolat bakteri yang terdiri atas Escherichia coli sebanyak 15 isolat (75%), Citrobacter freundii sebanyak 3 isolat (15%), dan Enterobacter aerogenes sebanyak 2 isolat (10%). Seluruh isolat merupakan bakteri Gram negatif berbentuk basil (100%). Disimpulkan bahwa bakteri yang paling dominan ditemukan pada feses anak stunting adalah Escherichia coli. Temuan ini menunjukkan adanya bakteri flora normal dan bakteri yang berpotensi patogen serta memberikan gambaran mengenai mikrobiota usus pada anak stunting di wilayah kerja Puskesmas Pineleng Kabupaten Minahasa.