Pendahuluan: Asam urat merupakan penyakit metabolik yang ditandai oleh peningkatan kadar asam urat dalam darah akibat gangguan metabolisme purin. Hiperurisemia yang berlangsung lama dapat memengaruhi fungsi ginjal, sehingga diperlukan pemeriksaan parameter fungsi ginjal, salah satunya kadar ureum serum. Pemeriksaan ureum serum dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan ginjal dalam mengekskresikan sisa metabolisme protein. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar ureum ...
Pendahuluan: Asam urat merupakan penyakit metabolik yang ditandai oleh peningkatan kadar asam urat dalam darah akibat gangguan metabolisme purin. Hiperurisemia yang berlangsung lama dapat memengaruhi fungsi ginjal, sehingga diperlukan pemeriksaan parameter fungsi ginjal, salah satunya kadar ureum serum. Pemeriksaan ureum serum dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan ginjal dalam mengekskresikan sisa metabolisme protein. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar ureum serum pada penderita asam urat di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Manado. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Manado. Sampel penelitian berjumlah 50 penderita asam urat yang memenuhi kriteria penelitian. Pemeriksaan kadar ureum serum dilakukan menggunakan metode enzimatik urease/salicylate dengan alat BioSystems Semi Automatic Analyzer. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase. Hasil: Hasil penelitian terhadap 50 penderita asam urat menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki kadar ureum serum dalam kategori normal, yaitu sebanyak 37 orang (74%), sedangkan 13 orang (26%) responden sisanya memiliki kadar ureum serum yang meningkat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penderita asam urat di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Manado mayoritas memiliki kadar ureum serum dalam kategori normal (74%), sedangkan 26% lainnya menunjukkan peningkatan kadar ureum serum.