Pengaruh Diabetes Melitus terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Paniki Bawah
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Skripsi
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- SKR GIZI 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiii, 78 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 42 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Seila Yesica Sasingkelo ; Grace K. Langi ; Henry S. Imbar
Abstrak
Sasingkelo, Seila Yesica . 2026. Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Paniki Bawah. Dibimbing oleh Dr.Grace K. Langi, S.Pd, SST, MPHM sebagai Pembimbing I dan Henry S.Imbar, S.Pd, M.Kes sebagai Pembimbing II.\r\n\r\nABSTRAK\r\n Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan kerja insulin. Edukasi gizi merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat membantu penderita DMT2 mengendalikan kadar gula darah melalui penerapan prinsip diet 3J (Jenis, Jumlah, dan Jadwal makan). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi gizi terhadap kadar gula darah penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Paniki Bawah.\r\n Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 35 penderita DMT2 yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Edukasi gizi diberikan sebanyak 2 kali dalam 1 minggu menggunakan media leaflet, sedangkan kadar gula darah sewaktu (GDS) diukur langsung oleh petugas kesehatan menggunakan glukometer, yaitu sebelum edukasi diberikan dan kembali diukur pada 7 hari setelah edukasi terakhir. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Paired Sample t-Test dengan tingkat kemaknaan α=0,05.\r\n Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 41–50 tahun (40,0%), berjenis kelamin perempuan (74,3%), berpendidikan SMA (57,1%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (45,7%). Rata-rata kadar gula darah sebelum edukasi gizi adalah 245,37±17,92 mg/dL dan sesudah edukasi menjadi 201,31±20,41 mg/dL. Rata-rata penurunan kadar gula darah sebesar 44,06 mg/dL. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar gula darah sebelum dan sesudah edukasi gizi (p