Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Karya Tulis Ilmiah Akses terbatas 2026

Uji Resistensi Antibiotik Terhadap Bakteri Isolat Klinis dari Pasien Ulkus Diabetikum di Rumah Sakit Prof. Dr. R. D. Kandou Manado

Tahun terbit
2026
Jenis naskah
Karya Tulis Ilmiah
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KTI TLM 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xiii, 65 hlm : ilustrasi ; 27 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
47 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Khovifan Indar Tayapu ; Elne Vieke Rambi ; Michael Vallery Loueis Tumbol

Abstrak

Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi kronis diabetes melitus yang sering mengalami infeksi bakteri akibat gangguan sirkulasi darah, neuropati perifer, dan penurunan sistem imun. Infeksi yang terjadi dapat memperlambat proses penyembuhan luka dan meningkatkan risiko amputasi. Selain itu, penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan terjadinya resistensi bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola resistensi antibiotik pada bakteri yang diisolasi dari pasien ulkus diabetikum di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan laboratorium. Sampel berupa isolat bakteri yang diperoleh dari spesimen ulkus diabetikum pasien rawat jalan dan rawat inap. Identifikasi bakteri dilakukan melalui kultur, pewarnaan Gram, dan uji biokimia. Uji sensitivitas antibiotik dilakukan menggunakan metode difusi cakram Kirby-Bauer pada media Mueller Hinton Agar dan diinterpretasikan berdasarkan standar Clinical and Laboratory Standards Institute (CLSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri yang berhasil diisolasi meliputi Staphylococcus spp., Proteus mirabilis, Pseudomonas aeruginosa, Klebsiella aerogenes, dan Klebsiella arginosa. Pola resistensi antibiotik bervariasi pada setiap spesies bakteri. Beberapa isolat menunjukkan tingkat resistensi yang tinggi terhadap tetrasiklin dan kloramfenikol, sedangkan aztreonam, ciprofloksasin, dan gentamisin masih menunjukkan sensitivitas yang relatif baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa resistensi antibiotik pada bakteri penyebab infeksi ulkus diabetikum masih menjadi masalah yang perlu diperhatikan sehingga uji sensitivitas antibiotik penting dilakukan sebagai dasar pemilihan terapi yang tepat.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Abstrak Akses terbuka · 485_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 485_bab1 Baca
Bab 2 Khusus anggota · 485_bab2 Masuk untuk membaca
Bab 3 Akses terbuka · 485_bab3 Baca
Bab 4 Khusus anggota · 485_bab4 Masuk untuk membaca
Bab 5 Akses terbuka · 485_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 485_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI TLM 2026
KTI TLM 2026-521-001
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar