PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
No image available for this title
8X Dilihat
Skripsi

Hubungan Masa Kerja Dan Lama Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (Msds) Pada Petani Sayur Di Kecamatan Modoi Nding Kabupaten Minahasa Selatan

Bongakaraeng
Pengarang
Semuel Layuk
Pengarang
Aldiansya Saputra Suprapto
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Skripsi
2026
Indonesia
Akses Terbatas

Abstrak

Musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan masalah kesehatan kerja yang signifikan pada petani sayur. Aktivitas pertanian yang melibatkan postur tubuh tidak ergonomis, beban kerja berulang, dan durasi kerja panjang meningkatkan risiko keluhan musculoskeletal. Masa kerja yang lebih lama berkaitan dengan paparan kumulatif terhadap faktor risiko ergonomis. Lama kerja per hari yang melebihi standar juga meningkatkan kelelahan fisik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara masa kerja da... Musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan masalah kesehatan kerja yang signifikan pada petani sayur. Aktivitas pertanian yang melibatkan postur tubuh tidak ergonomis, beban kerja berulang, dan durasi kerja panjang meningkatkan risiko keluhan musculoskeletal. Masa kerja yang lebih lama berkaitan dengan paparan kumulatif terhadap faktor risiko ergonomis. Lama kerja per hari yang melebihi standar juga meningkatkan kelelahan fisik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara masa kerja dan lama kerja dengan keluhan musculoskeletal pada petani sayur di Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan.\r\n Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 1.334 petani sayur di lima desa Kecamatan Modoinding, yaitu Pinasungkalan, Pinasungkalan Utara, Linelean, Makaroyen, dan Palelon. Sampel diambil sebanyak 310 petani sayur menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner Nordic Body Map, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dengan software SPSS.\r\n Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki masa kerja lebih dari 5 tahun (75,5%) dan 34,5% bekerja lebih dari 7 jam per hari. Sebagian besar petani mengalami keluhan musculoskeletal kategori rendah (88,4%), diikuti kategori tinggi (6,8%) dan kategori sedang (4,8%). Bagian tubuh yang paling banyak dikeluhkan adalah punggung (69,7%) dan bahu (8,7%). Uji chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara masa kerja dengan keluhan musculoskeletal (p=0,036) dan antara lama kerja dengan keluhan musculoskeletal (p=0,004). Penelitian ini membuktikan hubungan yang bermakna antara masa kerja dan lama kerja dengan keluhan musculoskeletal pada petani sayur. Perhatian terhadap postur kerja, pengaturan beban kerja, dan durasi kerja diperlukan untuk mengurangi risiko gangguan musculoskeletal pada petani sayur.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR KESLING 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2026
Deskripsi Fisik
xiii, 74: 27cm
Bahasa
Indonesia
Edisi
-
Subjek
Lama Kerja
Musculoskeletal
Petani
masa
Pernyataan Tanggung Jawab
Aldiansya Saputra Suprapto; Bongakaraeng; Semuel Layuk
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C SKR KESLING 2026
SKR KESLING 2026-520-001
Tersedia
Lampiran Berkas
488_abstrak
Baca
488_bab1
Baca
Harap masuk untuk melihat lampiran
Terkunci
488_bab3
Baca
Harap masuk untuk melihat lampiran
Terkunci
488_bab5
Baca
488_lampiran
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik