Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat meningkatkan risiko infeksi oportunistik, termasuk pertumbuhan jamur Candida pada saluran kemih. Kondisi hiperglikemia dapat menyebabkan glukosuria, yaitu adanya glukosa dalam urine yang berpotensi menjadi sumber nutrisi bagi Candida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pertumbuhan dan spesies Candida pada urine pasien Diabetes Melitus berdasarkan derajat glukosuria di Puskesmas Tuminting Kota Manado. Jenis penelitian...
Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat meningkatkan risiko infeksi oportunistik, termasuk pertumbuhan jamur Candida pada saluran kemih. Kondisi hiperglikemia dapat menyebabkan glukosuria, yaitu adanya glukosa dalam urine yang berpotensi menjadi sumber nutrisi bagi Candida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pertumbuhan dan spesies Candida pada urine pasien Diabetes Melitus berdasarkan derajat glukosuria di Puskesmas Tuminting Kota Manado. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi penelitian adalah pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Tuminting Kota Manado sebanyak 267 pasien. Sampel penelitian berjumlah 63 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan spesimen urine dilakukan di Puskesmas Tuminting Kota Manado, sedangkan pemeriksaan laboratorium dilakukan di Laboratorium Mikologi Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Manado. Pemeriksaan meliputi glukosa darah puasa, glukosuria menggunakan carik celup, kultur urine pada media Potato Dextrose Agar, perhitungan CFU/mL, dan identifikasi spesies menggunakan CHROMagar Candida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 44 responden (69,8%) mengalami glukosuria positif dan 19 responden (30,2%) glukosuria negatif. Sebagian besar spesimen memiliki jumlah koloni 10³ CFU/mL sebanyak 12 responden (19,0%). Spesies Candida yang paling banyak ditemukan adalah Candida albicans sebanyak 23 isolat (36,5%), diikuti Candida tropicalis, Candida kefyr, Candida glabrata, Candida dubliniensis, Candida krusei, dan Candida parapsilosis. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat variasi spesies Candida pada urine pasien Diabetes Melitus dengan glukosuria positif, dengan Candida albicans sebagai spesies dominan.