Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada penderita diabetes melitus (DM) yang tidak terkontrol. Kondisi ini dapat terjadi akibat kontrol glikemik yang buruk, adanya neuropati, gangguan pembuluh darah perifer, serta perawatan luka pada kaki yang kurang optimal. Ulkus diabetikum umumnya muncul pada bagian kaki yang sering mengalami tekanan atau trauma secara berulang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bakteri patogen pada ulkus diabetikum derajat 1 sam...
Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada penderita diabetes melitus (DM) yang tidak terkontrol. Kondisi ini dapat terjadi akibat kontrol glikemik yang buruk, adanya neuropati, gangguan pembuluh darah perifer, serta perawatan luka pada kaki yang kurang optimal. Ulkus diabetikum umumnya muncul pada bagian kaki yang sering mengalami tekanan atau trauma secara berulang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bakteri patogen pada ulkus diabetikum derajat 1 sampai dengan 3 pada penderita diabetes mellitus di Poli Klinik Rawat Inap RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain sectional. Sampel penelitian berupa swab ulkus diabetikum yang diperoleh dari pasien diabetes melitus yang memenuhi kriteria penelitian. Identifikasi bakteri dilakukan melalui kultur bakteri, pewarnaan gram, dan uji biokimia. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian terhadap 17 sampel menunjukkan bahwa hasil identifikasi bakteri menunjukkan terdapat enam jenis bakteri yaitu Staphylococcus aureus sebanyak 7 isolat (41,2%), Pseudomonas aeruginosa sebanyak 6 isolat (35,3%), Staphylococcus spp. sebanyak 1 isolat (5,9%), Klebsiella aerogenes sebanyak 1 isolat (5,9%), Klebsiella oxytoca sebanyak 1 isolat (5,9%), dan Klebsiella pneumoniae sebanyak 1 isolat (5,9%). Berdasarkan hasil pewarnaan Gram, diperoleh bakteri Gram negatif sebanyak 9 isolat (52,9%) dan Gram positif sebanyak 8 isolat (47,1%).