PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
No image available for this title
11X Dilihat
Karya Tulis Ilmiah

Media Alternatif Tepung Pisang Goroho(Musa Acuminafe) untuk Pertumbuhan dan Identifikasi Morfologi Jamur dari Spesimen Kuku

Linda Augustien Makalew
Pengarang
Sabrina P. M. Pinontoan
Pengarang
Yonatan Timotius Lala
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Karya Tulis Ilmiah
2026
Indonesia
Akses Terbatas

Abstrak

Media alternatif pertumbuhan jamur merupakan media pengganti yang dibuat dengan memanfaatkan bahan yang lebih mudah diperoleh, memiliki kandungan nutrisi serupa, serta biaya yang lebih terjangkau dibandingkan media standar. Pisang goroho, tanaman endemik Sulawesi Utara, memiliki potensi sebagai bahan dasar media alternatif karena kandungan nutrisinya yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan media alternatif berbahan tepung pisang goroho dal... Media alternatif pertumbuhan jamur merupakan media pengganti yang dibuat dengan memanfaatkan bahan yang lebih mudah diperoleh, memiliki kandungan nutrisi serupa, serta biaya yang lebih terjangkau dibandingkan media standar. Pisang goroho, tanaman endemik Sulawesi Utara, memiliki potensi sebagai bahan dasar media alternatif karena kandungan nutrisinya yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan media alternatif berbahan tepung pisang goroho dalam mendukung pertumbuhan dan identifikasi jamur dari spesimen kuku yang terinfeksi.\r\nPenelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan desain Nonequivalent Control Group, yang membandingkan media alternatif Pisang Goroho Agar (PGA) dengan media standar Potato Dextrose Agar (PDA). Pisang goroho yang berasal dari Desa Kaima, Kecamatan Kauditan, Sulawesi Utara, diolah menjadi tepung melalui proses pengeringan menggunakan oven. Tepung pisang kemudian diformulasikan dengan dextrose, agar, dan akuades dalam lima konsentrasi, yaitu 0,1%, 0,2%, 0,3%, 0,4%, dan 0,5%. Pertumbuhan jamur diamati dan hasilnya disajikan secara deskriptif.\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa pada spesimen kuku terinfeksi, jumlah koloni yang tumbuh umumnya satu hingga dua koloni dengan waktu pertumbuhan kurang dari 3 × 24 jam pada media PGA. Pertumbuhan koloni pada seluruh konsentrasi PGA berlangsung stabil dan menghasilkan ukuran koloni yang relatif lebih besar dibandingkan media PDA. Secara makroskopik, perbedaan utama antara PGA dan PDA terlihat pada warna permukaan serta warna balik koloni. Namun, secara mikroskopik tidak ditemukan perbedaan mendasar antara media PGA dan PDA. Konsentrasi PGA 0,5% menunjukkan karakteristik yang paling mendekati media kontrol PDA. Dengan demikian, tepung pisang goroho berpotensi digunakan sebagai media alternatif untuk pertumbuhan dan identifikasi jamur.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI TLM 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2026
Deskripsi Fisik
xv, hlm 152
Bahasa
Indonesia
Edisi
-
Subjek
Pisang Goroho
Media Alternatif
Tepung
Kuku
Pernyataan Tanggung Jawab
Yonatan Timotius Lala; Sabrina P. M. Pinontoan; Linda Augustien Makalew
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI TLM 2026
KTI TLM 2026-506-001
Tersedia
Lampiran Berkas
482_abstrak
Baca
482_bab1
Baca
Harap masuk untuk melihat lampiran
Terkunci
482_bab3
Baca
Harap masuk untuk melihat lampiran
Terkunci
482_bab5
Baca
482_lampiran
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik