IDENTIFIKASI BAKTERI PADA ULKUS DIABETIKUM DERAJAT 2 SAMPAI 3 PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI POLIKLINIK RAWAT JALAN RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI TLM 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii, 65 Hal : ilustrasi ; 29,7 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 14 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Angela Victoria Miracle Pangkey; Linda Augustien Makalew; Michael Vallery Loueis Tumbol
Abstrak
Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi kronis, salah satunya ulkus diabetikum. Luka tersebut mempunyai risiko mengalami kolonisasi dan infeksi bakteri yang dapat menghambat penyembuhan serta meningkatkan kemungkinan terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri pada ulkus diabetikum derajat 2 sampai dengan 3 pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Poli Klinik Rawat Jalan RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan 22 sampel swab ulkus diabetikum derajat 2 sampai dengan 3. Identifikasi dilakukan melalui kultur, pewarnaan Gram, dan uji biokimia di Laboratorium Bakteriologi Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Manado. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel serta persentase. Hasil penelitian menunjukkan 13 pasien perempuan (59,1%) dan 9 laki-laki (40,9%). Kelompok usia 30–55 tahun merupakan kelompok terbanyak, yaitu 11 orang (50,0%). Ulkus derajat 3 ditemukan pada 14 pasien (63,6%), sedangkan derajat 2 sebanyak 8 pasien (36,4%). Isolat Gram negatif berjumlah 15 (68,2%) dan Gram positif sebanyak 7 (31,8%). Bakteri yang berhasil diidentifikasi terdiri atas Pseudomonas sp. sebanyak 8 isolat (36,4%), Staphylococcus aureus 7 isolat (31,8%), Klebsiella oxytoca 4 isolat (18,2%), dan Proteus vulgaris 3 isolat (13,6%). Pada derajat 2, Staphylococcus aureus ditemukan lebih banyak, sedangkan pada derajat 3 Pseudomonas sp. merupakan isolat yang dominan.