Pencemaran udara akibat partikulat PM2.5 dan PM10 merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Salah satu upaya pengendalian yang dapat dilakukan adalah melalui penggunaan teknologi penyaring udara berbasis media alami. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat Smart Air Filter menggunakan media cangkang tiram, karbon aktif tempurung kelapa, dan ijuk aren, serta mengetahui efektivitasnya dalam menurunkan konsentrasi partikulat PM2.5 dan PM10....
Pencemaran udara akibat partikulat PM2.5 dan PM10 merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Salah satu upaya pengendalian yang dapat dilakukan adalah melalui penggunaan teknologi penyaring udara berbasis media alami. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat Smart Air Filter menggunakan media cangkang tiram, karbon aktif tempurung kelapa, dan ijuk aren, serta mengetahui efektivitasnya dalam menurunkan konsentrasi partikulat PM2.5 dan PM10. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan Research and Development (R&D) menggunakan desain One Group Pretest–Posttest. Pengukuran dilakukan pada enam lokasi, yaitu dua lokasi indoor (meubel dan dapur rumah makan) serta empat lokasi outdoor (halaman kampus, area parkir supermarket, jalan raya, dan tempat pembakaran ikan UMKM). Pada setiap lokasi dilakukan lima kali replikasi, dengan pengukuran selama lima menit dan pencatatan setiap satu menit yang kemudian dirata-ratakan. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal (p